Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Masya Allah! Pedagang Es Kelapa di Gowa Daftarkan 24 Kerabat Haji, Setoran Rp600 Juta

Moch Vikry Romadhoni • Sabtu, 17 Januari 2026 | 19:50 WIB

 

Menyoroti kisah viral pedagang es kelapa muda di Gowa, Sulawesi Selatan yang membawa rombongan kerabat untuk mendaftar haji. (Instagram.com/@undercover.id)
Menyoroti kisah viral pedagang es kelapa muda di Gowa, Sulawesi Selatan yang membawa rombongan kerabat untuk mendaftar haji. (Instagram.com/@undercover.id)

Radar Pasuruan - Sebagian orang percaya bahwa kekayaan sejati tidak hanya diukur dari materi, tetapi juga dari kelapangan hati untuk berbagi. Hal itu tercermin dari sosok Haji Ali, pedagang es kelapa muda di Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Melalui unggahan Instagram @undercover.id pada Sabtu, 17 Januari 2026, Haji Ali terlihat datang ke Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) di Somba Opu, Sungguminasa, bersama rombongan besar kerabatnya. Total sekitar 36 orang ikut hadir dengan lima mobil dan belasan sepeda motor.

"Pimpinan dan pegawai di kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), di Somba Opu, Sungguminasa, Gowa, dibuat heboh," tulis akun tersebut.
"Mereka tetiba masuk ke halaman kantor yang baru sehari resmi ditempati," lanjutnya.

Haji Ali dikenal warga sekitar sebagai pedagang es kelapa muda. Kedatangannya ke kantor Kemenhaj bertujuan untuk mendaftarkan anggota keluarganya agar mendapatkan nomor porsi haji di masa depan.

"Kami datang untuk daftarkan anak, ponakan, dan cucu dapat porsi haji," ungkap Haji Ali.

Ia menuturkan, dirinya telah dua kali menunaikan ibadah haji, yakni pada tahun 1996 dan 2012. Dari total rombongan yang hadir, sebanyak 24 orang resmi didaftarkan, sementara sisanya hanya ikut mengantar.

"Sisanya ini hanya penggembira mengantar," jelasnya.

Kepala Kantor Kemenhaj Gowa, Alim Bahri, menyampaikan bahwa ke-24 kerabat Haji Ali akan berangkat menunaikan ibadah haji pada tahun 2050 setelah melunasi setoran yang ditetapkan.

Bahri menjelaskan, usia para pendaftar berkisar antara 12 hingga 30 tahun, mayoritas masih berstatus mahasiswa serta pelajar tingkat SMA dan SMP.

"Usia minimal pendaftar untuk dapat nomor porsi-kan harus 12 tahun," ujarnya.

Total dana setoran awal yang diserahkan mencapai Rp600 juta. Untuk mendapatkan nomor porsi haji reguler, setiap pendaftar diwajibkan menyetor minimal Rp25 juta yang nantinya dikelola oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

Hingga Sabtu, 17 Januari 2026 pukul 10.30 WIB, unggahan tersebut telah disukai lebih dari 1.500 pengguna Instagram. Warganet pun ramai-ramai mengungkapkan rasa kagum atas kedermawanan Haji Ali.

"Masya Allah, kakek, ini cucumu ketinggalan satu," tulis akun @verawidya16.
"Cabang es kepalanya sudah ada 10, Masya Allah," komentar akun @surya.jazz.*

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#gowa #Kerabat #pedagang es kelapa #haji