Radar Pasuruan - Tahapan penerimaan mahasiswa baru melalui Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026 telah resmi dimulai. Proses awal seleksi dibuka melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026, sebelum pelaksanaan UTBK-SNBT.
SNBP merupakan jalur seleksi masuk perguruan tinggi negeri yang menilai prestasi siswa, baik akademik maupun non-akademik, selama menempuh pendidikan di sekolah. Jalur ini lebih dikenal sebagai jalur prestasi dan digelar lebih awal dibanding seleksi berbasis tes.
Dalam SNBP 2026, nilai rapor siswa dari semester 1 hingga semester 5 menjadi indikator utama untuk menentukan siswa yang masuk kategori eligible. Jalur ini memberikan peluang besar bagi siswa berprestasi untuk melanjutkan pendidikan ke PTN tanpa mengikuti ujian tertulis.
Bagi perguruan tinggi, SNBP membuka kesempatan menjaring calon mahasiswa unggulan, dengan ketentuan kuota minimum 20 persen yang pembiayaannya ditanggung pemerintah. Perlu dicatat, siswa yang dinyatakan lulus SNBP tidak diperkenankan mengikuti jalur seleksi lain di PTN manapun.
Untuk mengikuti SNBP, siswa wajib memiliki akun SNPMB 2026. Registrasi akun mensyaratkan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), data terdaftar di Dapodik atau EMIS, serta merupakan lulusan tahun 2024, 2025, atau 2026. Data lain yang dibutuhkan meliputi NPSN sekolah dan tanggal lahir sesuai data resmi sekolah.
Sekolah yang dapat mengikutsertakan siswanya dalam SNBP adalah SMA, SMK, atau MA yang memiliki NPSN. Alokasi siswa eligible ditentukan berdasarkan akreditasi sekolah, yakni 40 persen terbaik untuk akreditasi A, 25 persen untuk akreditasi B, serta 5 persen untuk akreditasi C dan lainnya.
Sekolah yang menggunakan e-rapor dalam sistem PDSS berhak memperoleh tambahan kuota sebesar 5 persen, dengan catatan hanya siswa eligible yang datanya diisikan ke PDSS.
Sementara itu, syarat siswa eligible meliputi status sebagai siswa kelas akhir tahun 2026 dengan prestasi unggul, memiliki NISN dan terdaftar di PDSS, serta nilai rapor yang telah diinput sesuai ketentuan.
Siswa yang memilih program studi seni dan olahraga juga diwajibkan mengunggah portofolio, serta memenuhi persyaratan tambahan dari masing-masing PTN akademik maupun vokasi.
Karena SNBP dilaksanakan lebih awal, calon peserta diimbau mencermati jadwal yang telah ditetapkan. Rangkaian jadwal dimulai dari pengumuman kuota sekolah pada 29 Desember 2025 hingga pengumuman hasil SNBP pada 31 Maret 2026, dengan masa unduh kartu peserta berlangsung sampai 30 April 2026.
Editor : Moch Vikry Romadhoni