Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Anak Kader PKS di Cilegon

Moch Vikry Romadhoni • Sabtu, 3 Januari 2026 | 16:37 WIB
Potret pelaku pembunuhan anak kader PKS di Cilegon usai ditangkap oleh polisi. (Istimewa)
Potret pelaku pembunuhan anak kader PKS di Cilegon usai ditangkap oleh polisi. (Istimewa)

Radar Pasuruan - Aparat kepolisian berhasil mengamankan terduga pelaku pembunuhan anak kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Maman Suherman. Pelaku diketahui berinisial E.

Informasi penangkapan tersebut disampaikan Polres Cilegon. Pelaku diringkus pada Jumat (2/1) oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Cilegon.

Kasi Humas Polres Cilegon AKP Sigit Dermawan membenarkan penangkapan itu. Ia menyebutkan, saat ini terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Cilegon.

“Benar, terduga pelaku pembunuhan sudah ditangkap,” ungkap Sigit saat dikonfirmasi awak media.

Sigit menjelaskan, penangkapan dilakukan pada Jumat (2/1) sore. Ia memastikan hanya satu orang pelaku yang diamankan dalam kasus tersebut. Hingga kini, penyidik masih terus mendalami motif dan kronologi kejadian.

Berdasarkan foto yang beredar di kalangan media, terduga pelaku berjenis kelamin laki-laki dengan postur tubuh kurus dan bertubuh cukup tinggi. Dalam foto tersebut, pelaku terlihat dalam kondisi tangan terikat dan dikelilingi personel kepolisian.

Sebelumnya, korban ditemukan meninggal dunia di rumahnya di wilayah Cilegon, Banten. Dari hasil pemeriksaan awal, pada tubuh korban ditemukan sebanyak 22 luka luar.

Dari jumlah tersebut, 19 luka diketahui berasal dari senjata tajam yang mengenai sejumlah bagian tubuh vital, termasuk dada dan leher.

“Dari hasil pengamatan luar terdapat 22 luka, dengan 19 luka akibat benda tajam,” terang Sigit.

Atas temuan tersebut, Polres Cilegon langsung melakukan penyelidikan mendalam hingga akhirnya berhasil mengamankan terduga pelaku pembunuhan anak berusia 9 tahun tersebut.

Editor : Moch Vikry Romadhoni