Radar Pasuruan - Presiden Prabowo Subianto melanjutkan agenda kunjungan kerjanya ke wilayah yang terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera.
Setelah menghabiskan malam pergantian tahun di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Prabowo bertolak menuju Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, pada Kamis (1/1).
Di Aceh Tamiang, Presiden Prabowo meninjau secara langsung pembangunan hunian sementara atau huntara bagi warga yang terdampak bencana.
Pembangunan hunian tersebut merupakan hasil kolaborasi pemerintah dengan Danantara sebagai bagian dari langkah percepatan pemulihan pascabencana.
Prabowo terlihat menyusuri deretan bangunan huntara yang telah berdiri. Ia memperhatikan progres pembangunan serta kesiapan hunian yang akan segera ditempati oleh warga, sekaligus memastikan seluruh proses berjalan sesuai rencana.
Dalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo didampingi sejumlah pejabat, di antaranya Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memaparkan perkembangan pembangunan hunian sementara bagi korban bencana di Sumatera.
Ia menyebut pemerintah terus berupaya mempercepat proses pemulihan dengan memastikan ketersediaan tempat tinggal yang layak bagi masyarakat terdampak.
“Mengenai jumlah hunian, dalam satu bulan ini, seminggu ke depan ada 600 rumah hunian yang akan jadi, minggu depan insyaallah jadi. Kemudian dari BNPB, ada 450 hunian,” ujar Teddy dalam konferensi pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (29/12).
Teddy menegaskan, proses pemulihan pascabencana dapat berjalan berkat sinergi lintas sektor antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi kunci percepatan pemulihan kehidupan masyarakat terdampak.
Ia juga menyampaikan bahwa sejumlah fasilitas umum mulai kembali beroperasi. Beberapa sekolah dan pasar telah kembali dibuka, menandakan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat perlahan pulih. “Ya, semuanya bahu-membahu, kerja sama,” ucap dia.
Baca Juga: 2 Januari 2026 Ternyata Bukan Cuti Bersama, Ini Penjelasan Resminya
Editor : Moch Vikry Romadhoni