Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Bantuan Baju Menumpuk di Lokasi Bencana Sumatera, BNPB Buka Fakta Sebenarnya

Moch Vikry Romadhoni • Senin, 29 Desember 2025 | 18:34 WIB

 

Petugas BNPB di pusat gudang logistik di Bandara Halim Perdanakusuma menerima bantuan kemanusiaan untuk dikirimkan ke lokasi bencana di Sumatera.
Petugas BNPB di pusat gudang logistik di Bandara Halim Perdanakusuma menerima bantuan kemanusiaan untuk dikirimkan ke lokasi bencana di Sumatera.

Radar Pasuruan - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) membenarkan adanya informasi terkait bantuan pakaian yang terlihat menumpuk di sejumlah lokasi terdampak bencana alam di Sumatera. Namun, kondisi tersebut bukan karena bantuan tidak dimanfaatkan.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menjelaskan bahwa pakaian-pakaian tersebut telah melalui proses pemilahan sesuai kebutuhan para pengungsi. Karena itu, BNPB mengimbau masyarakat agar mengirimkan pakaian baru, bukan pakaian bekas.

”Pakaian sebaiknya kirimlah pakaian baru, jangan pakaian bekas,” ungkap Abdul Muhari pada Senin (29/12).

Seperti dilaporkan Padang Ekspres (Jawa Pos Group), bantuan pakaian yang tampak menumpuk ditemukan di wilayah Kota Padang. Meski demikian, dipastikan tidak ada unsur penelantaran bantuan oleh pengungsi.

Bantuan pakaian dibiarkan karena kebutuhan sandang para korban bencana telah tercukupi. Seorang warga bernama Hendriani menegaskan tidak pernah ada penolakan terhadap bantuan yang datang.

”Baju-baju ini dipakai, sudah dipilih semua oleh pengungsi yang ada di sini. Memang sudah banyak sekali yang terpakai. Sisanya ini betul-betul baju yang berlebih. Jumlahnya terlalu banyak, jauh melebihi yang kami butuhkan,” terang dia.

Terkait tata kelola bantuan, Abdul Muhari memastikan seluruh logistik yang tiba di posko segera disalurkan ke wilayah terdampak. Menurutnya, tidak ada bantuan yang tertahan lama di posko.

”Jadi, di sini terlihat bahwa SOP kami itu tidak ada barang yang datang tinggal lebih dari 2x24 jam, semua pasti langsung terdistribusi. Jadi, laju distribusi kita di setiap posko itu di atas 80 persen,” jelasnya.

Secara keseluruhan, BNPB mencatat lebih dari 1.500 ton bantuan telah diterima di Posko Lanud TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Dari jumlah tersebut, sekitar 97 persen sudah dikirim ke daerah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Selain Posko Halim, Posko Iskandar Muda juga menerima 1.341 ton bantuan, dengan sekitar 1.000 ton di antaranya telah disalurkan. Distribusi bantuan di posko-provinsi seperti Sumut, Kualanamu, dan Sumbar pun terus berjalan dengan persentase penyaluran yang tinggi.

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#bnpb #sumatera #baju