Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Ratusan Napi Dilepas Imbas Banjir Sumatera, Menteri Imipas Buka Suara

Moch Vikry Romadhoni • Senin, 29 Desember 2025 | 16:57 WIB

 

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto.
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto.

Radar Pasuruan - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) mengambil langkah darurat dengan melepaskan sementara ratusan warga binaan dari Lapas Kelas II B Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang.

Kebijakan ini diambil sebagai respons atas bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera.

Sebanyak 428 narapidana dilepaskan sementara karena kondisi lapas terdampak situasi darurat bencana.

Langkah tersebut bertujuan untuk menjaga keselamatan para warga binaan sekaligus mendukung proses pemulihan pascabencana di wilayah terdampak.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, menyampaikan bahwa kondisi di lapangan hingga kini masih berada dalam tahap pemulihan.

Ia berharap proses penanganan bencana dapat segera berjalan lebih baik ke depannya.

"Sekarang ini masih proses pemulihan dan kayaknya masih ada juga kejadian bencana lanjutan dan lain sebagainya. Kita biarkanlah mereka dalam proses pemulihan, mudah-mudahan ke depan ini semakin cepat semakin baik," kata Agus ditemui di kantor Kemenimipas, Jakarta, Senin (29/12).

Agus juga menyebutkan bahwa pihaknya telah menginstruksikan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) untuk memberi perhatian khusus kepada warga binaan yang dilepaskan, terutama mereka yang menunjukkan itikad baik dengan melaporkan diri secara sukarela.

"Dan kami sudah sampaikan kepada Pak Dirjen PAS untuk memberikan remisi tambahan kepada mereka, utamanya yang kembali dengan kesadaran. Pasti lebih banyak daripada nanti yang nanti kita imbau," ucap Agus.

Terkait laporan Kepala Lapas yang menyebut sekitar 60 warga binaan telah melapor namun masih berada di rumah masing-masing, Agus menilai hal tersebut tidak menjadi masalah.

"Ya, nggak apa-apa. Makanya itu yang sudah melaporkan diri nanti dikasih lebih banyak daripada yang lapornya belakangan," pungkasnya.

Baca Juga: Warga Aceh Tengah Bertahan Pakai Tali Sling Usai Akses Darat Putus Tota

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#bencana #lapas #sumatera #longsor #banjir