Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Bukan Rebutan Bantuan, Warga Korban Banjir Justru Beri Hasil Panen ke TNI

Moch Vikry Romadhoni • Sabtu, 27 Desember 2025 | 20:37 WIB
Warga Gayo Lues memberikan hasil panennya untuk TNI yang bertugas membagikan logistik. (TikTok/gg___geming)
Warga Gayo Lues memberikan hasil panennya untuk TNI yang bertugas membagikan logistik. (TikTok/gg___geming)

Radar Pasuruan - Upaya penanganan banjir di wilayah Sumatera terus dilakukan pemerintah, salah satunya melalui penyaluran bantuan logistik lewat jalur udara.

Di Desa Ekan, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, TNI menyalurkan bantuan dengan metode air drop menggunakan helikopter yang terbang rendah agar logistik dapat diterima langsung oleh warga.

Di tengah proses distribusi bantuan tersebut, muncul momen mengharukan yang terekam dalam video dan diunggah akun TikTok @gg___geming pada Jumat, 26 Desember 2025. Alih-alih berebut bantuan, warga yang berada di sekitar helikopter justru memberikan hasil panen mereka kepada para petugas.

“Masyarakat di sana berbondong-bondong mendatangi helikopter bukan untuk berebut bantuan, melainkan untuk memberikan panen mereka, yaitu buah durian dan manggis yang jumlahnya banyak sekali,” tulis pemilik akun.

Tindakan spontan warga tersebut membuat petugas TNI terharu.

“Momen yang mengharukan buat kami, sampai kami pun tak kuasa menahan air mata. Di tengah kondisi mereka yang sedang terhimpit, mereka tetap berbagi dengan sesama,” imbuhnya.

Unggahan video itu telah ditonton lebih dari 270 ribu kali dan dibanjiri ratusan komentar warganet. Banyak yang menyoroti sikap saling membantu antara warga terdampak bencana dan petugas di lapangan.

“Sebenarnya rakyat, orang-orang kecilnya tuh baik-baik lho orang sana, karena pihak tertentu yang jadi pengaruh terus bikin kisruh suasana,” tulis akun @ib*******.

“Mereka juga tau caranya berterima kasih, stop memojokkan saudara kita yang kena bencana,” tulis akun @nop********.

“Ini gambaran nyata di lapangan, saling menghargai dan timbul rasa saling mencintai sesama anak bangsa,” komentar akun @didi***********.

Satu bulan pascabanjir bandang dan longsor yang melanda Gayo Lues pada akhir November 2025, sejumlah desa masih mengalami keterbatasan akses transportasi. Kondisi tersebut membuat distribusi bantuan belum berjalan maksimal, ditambah pasokan listrik yang belum sepenuhnya pulih.

Pemerintah Kabupaten Gayo Lues pun memperpanjang status tanggap darurat hingga 31 Desember 2025 guna memastikan penanganan warga terdampak dapat terus dilakukan secara optimal.

Baca Juga: Fans Atalia Justru Ucapkan Selamat Berpisah untuk Ridwan Kamil

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#bantuan #hasil panen #distribusi #banjir