Radar Pasuruan - Proses pemulihan pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh serta sejumlah wilayah Sumatera terus berlangsung. Berbagai bantuan kemanusiaan masih mengalir untuk membantu warga terdampak yang kehilangan tempat tinggal dan sumber penghidupan.
Paguyuban Perkasa TNI–POLRI Alumni Akademi 2006 turut ambil bagian dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan ke wilayah Aceh.
Bantuan tersebut diberangkatkan dari Kota Medan dan disalurkan ke sejumlah daerah terdampak, antara lain Kota Langsa, Kabupaten Aceh Tamiang, dan Kabupaten Aceh Timur.
Ketua Umum Perkasa TNI–POLRI 2006, AKBP Alrasyidin Fajri Gani, menyampaikan bahwa bantuan logistik yang diberikan mencakup 500 sak beras, 500 dus mi instan, minyak goreng, 1.700 paket biskuit, 1.000 dus air mineral, empat karung besar pakaian layak pakai, serta 216 pasang sepatu bot.
Seluruh bantuan difokuskan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana.
"Bantuan kemanusiaan ini merupakan inisiatif Alumni TNI-POLRI 2006 dengan harapan dapat meringankan beban masyarakat serta membantu memulihkan keadaan pasca bencana banjir bandang di wilayah Aceh," ujarnya kepada wartawan, Kamis (25/12).
Ia menjelaskan, distribusi bantuan dilakukan melalui jajaran TNI–POLRI setempat, seperti Kodim 0117/Aceh Tamiang, Batalyon 111 Karma Bakti, Polres Aceh Timur, serta wilayah Kota Langsa. Bantuan tersebut kemudian disalurkan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.
Fajri berharap dukungan ini dapat membantu mengurangi beban warga sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana di wilayah terdampak.
Sementara itu, Ketua IV Perkasa TNI–POLRI 2006, AKBP Muhammad Firdaus, yang terjun langsung mengantarkan bantuan ke Aceh, memastikan seluruh logistik telah diserahkan kepada jajaran TNI–POLRI, Wakil Wali Kota Langsa, serta warga terdampak.
Ia menyebutkan, berbagai pihak menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut, mulai dari Komandan Kodim 0117/Aceh Tamiang, Komandan Batalyon 111 Karma Bakti, Kapolres Aceh Timur, hingga Wakil Wali Kota Langsa.
Mereka menilai bantuan ini sebagai bentuk kepedulian nyata dalam membantu masyarakat bangkit dari dampak bencana.
Baca Juga: BNPB Kebut Pembangunan 117 Huntara untuk Korban Banjir Bandang Agam
Editor : Moch Vikry Romadhoni