Radar Pasuruan - Artis Dewi Perssik angkat suara membela Presiden Prabowo Subianto yang menjadi sasaran kritik dan hujatan di media sosial menyusul bencana alam di Sumatera. Ia menilai tudingan tersebut tidak adil karena pemerintah telah menunjukkan kepedulian nyata.
Perempuan yang akrab disapa Depe itu menyebut Presiden Prabowo bahkan beberapa kali turun langsung ke Aceh sebagai bentuk perhatian terhadap warga terdampak bencana. Pernyataan itu disampaikannya melalui sebuah video yang diunggah akun Instagram Jakartaviral.
"Masih mending kamu, Aceh, didatangi Presiden tiga kali, kita Lumajang, Jember, belum didatangi tapi nggak berisik. Iya, yang gunung Semeru," kata Dewi Perssik dalam video tersebut.
Ia menegaskan, jika tidak mampu membantu secara langsung di lokasi bencana, setidaknya masyarakat bisa menyalurkan donasi atau menyampaikan dukungan positif. Depe mengingatkan agar media sosial tidak digunakan untuk menyebar fitnah dan memecah persatuan.
"Setidaknya kalau misalnya nggak bisa ngasih bantuan secara energi buat korban becana, kasih donasi lah. Kalau tidak punya duit, jarinya dipakai yang baik-baik, bukan malah memecah belah rakyat, memfitnah prediden, kasihan," ujarnya.
Menurut Depe, situasi bencana bukan ajang adu peran atau pencitraan, melainkan momentum untuk saling bahu-membahu. Ia menekankan pentingnya sinergi dan persatuan seluruh elemen bangsa.
"Bukan waktunya sekarang siapa yang paling oke, siapa yang paling pintar, siapa yang paling banyak bantuannya. Tapi bagaimana kita bersinergi, bersatu," imbuhnya.
Dewi Perssik juga menyinggung kerja keras aparat TNI di lapangan. Ia mengaku menyaksikan langsung dedikasi para prajurit yang bekerja tanpa mengenal waktu demi menyalurkan bantuan kepada korban bencana.
"Anak aku di TNI. Pagi, siang, malam, bapak-bapak TNI jalan kaki memberikan bantuan. Ya Allah pada nirempati banget ngata-ngatain," ungkapnya.
Lebih lanjut, Depe menduga munculnya narasi negatif terhadap Presiden Prabowo di media sosial tidak lepas dari kepentingan politik pihak tertentu.
"Ada kepentingan kali, ada yang pengen jadi presiden kali. Menurutku aku Bapak Prabowo harus jadi presiden seumur hidup," tuturnya.
Baca Juga: Erika Carlina Cabut Laporan DJ Panda, Kasus Pengancaman Tempuh Restorative Justice
Editor : Moch Vikry Romadhoni