Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Relawan Soroti Kayu Raksasa Terbawa Banjir Bandang Aceh Tamiang, Disebut Bisa Jadi Kapal

Moch Vikry Romadhoni • Minggu, 21 Desember 2025 | 01:54 WIB
Menyoroti penuturan relawan bencana di Aceh Tamiang yang menemukan batang kayu super besar yang terbawa arus banjir bandang. (Instagram.com/@babang.amien)
Menyoroti penuturan relawan bencana di Aceh Tamiang yang menemukan batang kayu super besar yang terbawa arus banjir bandang. (Instagram.com/@babang.amien)

Radar Pasuruan – Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang menerjang sejumlah wilayah di Sumatera pada akhir November 2025 masih menyisakan cerita yang menyita perhatian publik.

Terjangan banjir bandang tersebut diketahui merusak kawasan permukiman warga di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Pascabencana, berbagai elemen masyarakat bergerak memberikan bantuan, mulai dari pemerintah, TNI-Polri, hingga relawan kemanusiaan. Tidak sedikit dari mereka yang turut membagikan kondisi lapangan melalui media sosial.

Salah satunya datang dari influencer Buni Amin. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya @babang.amien pada Sabtu, 20 Desember 2025, ia memperlihatkan kondisi Aceh Tamiang setelah diterjang banjir bandang.

Dalam video tersebut, Buni menunjukkan sejumlah gelondongan kayu besar yang terbawa arus dari wilayah hulu dan kini terdampar di area permukiman warga.

Perhatiannya tertuju pada satu batang kayu berukuran sangat besar yang terlihat mencolok di antara puing-puing lainnya.

"Batang kayu besar banget di aceh tamiang pasca banjir, belum pernah terjadi sebelumnya," ucapnya.

Gelondongan Kayu Terbawa Arus Banjir

Fenomena kayu-kayu berukuran raksasa ini juga banyak dilaporkan para relawan di lokasi terdampak banjir, termasuk di Aceh Tamiang. Warga setempat mengaku baru pertama kali melihat gelondongan kayu sebesar itu masuk ke wilayah pemukiman.

Beberapa relawan bahkan menyebut panjang dan kokohnya kayu tersebut cukup untuk dijadikan sebuah kapal.

"Satu kapal ini bisa satu kapal, kalian tahu nggak?" ujar seorang pria dalam video.

"Kayu ini juga nanti bisa mereka bangun untuk tapaknya mereka masing-masing," ucap relawan lain sambil duduk di atas kayu besar tersebut.

Masih dalam unggahan yang sama, Buni Amin menilai keberadaan kayu raksasa ini menjadi bukti betapa dahsyatnya banjir bandang yang membawa material besar dari hulu hingga ke pemukiman warga.

"Kayu ini bisa digunakan untuk kapal Nabi Nuh," ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, kisah Nabi Nuh AS identik dengan perintah Allah SWT untuk membangun sebuah bahtera besar dari kayu guna menyelamatkan orang-orang beriman dari banjir besar.

Dalam Al-Qur’an Surah Asy-Syu’ara ayat 119 disebutkan bagaimana Nabi Nuh dan para pengikutnya diselamatkan melalui bahtera tersebut.

 

"Maka Kami selamatkan Nuh dan orang-orang yang besertanya di dalam kapal yang penuh muatan," demikian bunyi terjemahan ayat tersebut.

 

Kemunculan gelondongan kayu raksasa ini pun menjadi pengingat sekaligus gambaran nyata betapa besar daya rusak banjir bandang yang melanda Aceh Tamiang.

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#gelondongan kayu #perahu #banjir #aceh