Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Overkapasitas Tak Terbendung, Rutan Bangil Kirim Napi Perempuan ke Rutan Khusus

Muhamad Busthomi • Jumat, 19 Desember 2025 | 02:23 WIB

 

OVERLOAD: Lima warga binaan perempuan Rutan Bangil yang akan dipindah. Hal ini untuk mengurangi penghuni rutan yang kian overload.
OVERLOAD: Lima warga binaan perempuan Rutan Bangil yang akan dipindah. Hal ini untuk mengurangi penghuni rutan yang kian overload.

Radar Pasuruan - Upaya mengurangi kepadatan penghuni di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bangil terus dilakukan. Setelah sebelumnya memindahkan puluhan warga binaan laki-laki, kini lima warga binaan perempuan dipindahkan ke Rutan Perempuan Surabaya.

Langkah tersebut diambil karena kondisi hunian perempuan di Rutan Bangil dinilai sudah tidak memenuhi standar kelayakan. Selain keterbatasan ruang, kebutuhan fasilitas khusus bagi warga binaan perempuan juga menjadi pertimbangan utama pihak rutan.

Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Bangil, Robi Setiawan, menjelaskan bahwa pemindahan ini merupakan bagian dari strategi penataan hunian agar proses pembinaan berjalan lebih optimal serta kondisi keamanan tetap terjaga.

“Pembinaan itu butuh ruang yang layak. Untuk warga binaan perempuan, standarnya berbeda. Maka kami putuskan memindahkan lima orang yang sudah memenuhi syarat administrasi dan keamanan ke Rutan Perempuan Surabaya,” jelasnya.

Ia menegaskan, proses pemindahan dilakukan dengan pengawalan ketat dan melalui koordinasi intensif bersama Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur. Menurutnya, pemindahan tidak dilakukan secara sembarangan.

“Kami tidak asal memindahkan. Ada asesmen, termasuk kondisi kesehatan, jenis perkara, dan kebutuhan pembinaan. Semua dipastikan aman baik bagi mereka maupun bagi rutan tujuan,” ujarnya.

Pemindahan lima warga binaan perempuan tersebut menjadi bagian dari penanganan lonjakan kembali jumlah penghuni di Rutan Bangil. Meski sebelumnya jumlah warga binaan sempat berkurang setelah pemindahan 79 laki-laki, kepadatan kembali meningkat akibat masuknya tahanan titipan dari kepolisian dan kejaksaan.

“Overkapasitas ini bukan alasan untuk menurunkan kualitas layanan. Justru kami harus memastikan hak-hak warga binaan tetap terpenuhi. Pemindahan ini salah satu cara menjaga stabilitas dan keamanan,” katanya.

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#bangil banjir #warga binaan #Rutan / Lapas #perempuan