Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

10 Korban Bencana Dimakamkan Massal di Agam, Separuhnya Anak-Anak

Moch Vikry Romadhoni • Sabtu, 13 Desember 2025 | 00:52 WIB

 

Proses pemakaman massal 24 jenazah korban bencana di Sumbar yang belum teridentifikasi. Polda Sumbar sudah mengambil DNA puluhan jenazah itu untuk dicocokan dengan masyarakat yang merasa kehilangan.
Proses pemakaman massal 24 jenazah korban bencana di Sumbar yang belum teridentifikasi. Polda Sumbar sudah mengambil DNA puluhan jenazah itu untuk dicocokan dengan masyarakat yang merasa kehilangan.

Radar Pasuruan - Pemakaman massal bagi korban bencana alam di Sumatera Barat kembali dilakukan pada Kamis (11/12).

Berdasarkan informasi dari laman resmi Pemerintah Kabupaten Agam pada Jumat (12/12), sebanyak 10 jenazah dimakamkan, terdiri dari lima anak dan lima orang dewasa.

Sekda Agam, Muhammad Lutfi, menyampaikan duka cita mendalam atas musibah tersebut. Ia memastikan prosesi pemakaman di TPU Sungai Jariang berlangsung dengan penuh hormat.

”Atas nama Pemerintah Kabupaten Agam, kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga korban.

Pemakaman ini kami laksanakan dengan sebaik-baiknya. Semoga amal ibadah para korban diterima di sisi Allah SWT,” kata dia.

Untuk rincian korban, terdapat 2 anak laki-laki, 3 anak perempuan, 2 laki-laki dewasa, dan 3 perempuan dewasa.

Setiap jenazah diberi kode pada nisan untuk memudahkan identifikasi berdasarkan ciri fisik dan rekam medis. Nantinya, keluarga dapat mencocokkan data tersebut di RSUD Lubuk Basung.

Kepala Dinas Sosial Agam, Villa Erdi, menjelaskan bahwa pemakaman dilakukan secara layak dan terhormat sesuai prosedur kebencanaan, termasuk penerapan syariat dalam prosesnya.

Sebelum prosesi ini, Pemkab Agam telah memakamkan 8 korban yang sudah teridentifikasi serta 2 jenazah lain yang belum diketahui identitasnya.

Dengan tambahan hari ini, total korban belum teridentifikasi yang dimakamkan di TPU Sungai Jariang berjumlah 12 orang.

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#anak anak #bencana #korban #pemkab #tpu #dimakamkan #sumbar