Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Tim China Turun Tangan! Tapi Medan Banjir Aceh Bikin Kewalahan

Moch Vikry Romadhoni • Sabtu, 13 Desember 2025 | 00:11 WIB

 

Gubernur Mualem ungkap tim yang didatangkan dari China belum bekerja maksimal.
Gubernur Mualem ungkap tim yang didatangkan dari China belum bekerja maksimal.

Radar Pasuruan - Dua minggu setelah banjir bandang dan longsor menghantam Aceh, sejumlah warga masih belum ditemukan.

Proses pencarian tetap berjalan dengan dukungan berbagai pihak, termasuk tim khusus dari China yang didatangkan oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem, untuk membantu menemukan jenazah yang diduga tertimbun material banjir.

Meski demikian, Mualem menyampaikan bahwa tim tersebut belum bisa bekerja optimal.

Kendala utama di lapangan adalah tumpukan kayu besar yang memenuhi area terdampak, sehingga menyulitkan proses penelusuran.

“Hasil kerja mereka belum maksimal, medannya masih digenangi kayu-kayuan,” ucap Mualem pada Kamis, 11 Desember 2025. “Itu yang membuat mereka kewalahan untuk mendapatkan mayat,” tambahnya.

Tim Blue Sky Rescue (BSR) yang beranggotakan lima orang itu sebelumnya ditugaskan di Aceh Utara dan akan berpindah ke Aceh Tamiang.

Keputusan menghadirkan tim dari China sempat menjadi sorotan, mengingat pemerintah pusat menyebut mampu menangani bencana di Sumatera tanpa bantuan luar.

Namun, Mualem menegaskan bahwa BSR didatangkan karena keahlian mereka dalam mendeteksi jenazah yang tertimbun material selama berhari-hari.

“Itu kepakaran mereka, itu tugas mereka yang datang ke sini,” katanya dalam pertemuan bersama Presiden Prabowo pada 7 Desember 2025.

Sementara itu, laporan terbaru Pos Komando Tanggap Darurat Hidrometeorologi Pemprov Aceh mencatat 407 korban meninggal dan 36 orang masih hilang hingga Kamis sore, 11 Desember 2025.

Dampak bencana ini meluas, dengan lebih dari 1,9 juta warga terkena imbas dan 786.732 orang mengungsi di lebih dari dua ribu posko. Kerusakan material ikut masif, meliputi lebih dari 157 ribu rumah terdampak dan sekitar 89 ribu hektare area persawahan rusak.

Baca Juga: Lumpur Setinggi Atap! Rumah Warga Sumatera Nyaris Terkubur Total

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#korban #Tim China #kewalahan #banjir #jenazah #aceh