Radar Pasuruan - Bupati Aceh Tenggara, Salim Fakhry, menjadi perhatian publik setelah ucapannya kepada Presiden Prabowo Subianto viral saat kunjungan ke lokasi banjir dan longsor di Aceh.
Dalam kesempatan itu, Salim terlihat mengajak warga memberikan tepuk tangan dan menyampaikan kekagumannya kepada Prabowo di hadapan para pengungsi.
“Ayo tepuk tangan untuk Bapak Presiden. Kalau kita cinta kepada Bapak Presiden, angkat tanganmu semua, dadahkan semua," ujarnya, dikutip Selasa (2/12). Ia melanjutkan, "Tidak ada presiden seperti beliau, menyapa rakyat, menyapa masyarakat,” yang langsung dibalas sorakan warga di lokasi.
Pernyataannya kemudian berlanjut pada kalimat yang memicu perhatian luas. Ia menyampaikan harapan agar Prabowo dapat menjadi pemimpin negara sepanjang hidupnya.
“Insya Allah tadi ada video yang dibuat, pak presiden. Kalau bisa pak prabowo menjadi presiden seumur hidup," ucapnya.
Dalam rekaman yang sama, Prabowo terlihat berdiri di samping Salim dan langsung memberikan reaksi cepat. Ia tampak menggelengkan kepala sambil melambaikan tangan sebagai tanda penolakan terhadap pernyataan tersebut.
Momen itu tersebar luas di media sosial dan memunculkan diskusi tentang batas etika politik serta pentingnya mematuhi konstitusi, terlebih di tengah situasi bencana yang sedang terjadi.
Kunjungan Prabowo ke Aceh sendiri dilakukan untuk melihat langsung kondisi pengungsi dan memastikan distribusi bantuan bagi warga terdampak banjir dan longsor.
Sementara itu, pernyataan Salim Fakhry menuai ragam reaksi publik, dari kritik hingga komentar jenaka netizen.
Sikap Prabowo yang menegaskan penolakannya dinilai sebagai bentuk komitmen bahwa jabatan presiden tetap berada dalam koridor aturan konstitusional.
Editor : Moch Vikry Romadhoni