Radar Pasuruan - Tim SAR Gabungan berhasil menemukan Pelda Yudi Gusnadi di kawasan Mega Mendung, Jorong Air Mancur, Nagari Singgalang, Kecamatan Koto, Kabupaten Tanah Datar, Senin (2/12), dalam kondisi sudah meninggal dunia.
Ia merupakan salah satu dari tiga prajurit TNI AD yang hilang ketika melakukan penyelamatan warga di Jembatan Kembar Silaiang Bawah, Padang Panjang.
Pelda Yudi adalah personel Subdenpom XX/5 Padang Panjang. Ia dinyatakan hilang bersama dua rekannya, yakni Prada Zeni Marpaung dari Subdenpom XX/5 Padang Panjang dan Serda Robi yang bertugas sebagai babinsa di Koramil X/Koto, Kodim 0307/Tanah Datar.
Kedua rekannya itu telah ditemukan lebih dahulu dalam keadaan meninggal dunia.
”Pelda Yudi Gusnadi akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia setelah beberapa hari dinyatakan hilang saat menjalankan tugas kemanusiaan membantu evakuasi korban banjir dan longsor di wilayah Jembatan Kembar, Padang Panjang, Sumatera Barat (Sumbar),” ungkap Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah pada Selasa (2/12).
Sejak dinyatakan hilang akibat tersapu longsor susulan beberapa hari sebelumnya, upaya pencarian terus dikerahkan oleh Tim SAR Gabungan melalui penyisiran manual maupun penggunaan alat berat.
Pada Senin sekitar pukul 17.00 WIB, tim mendapatkan laporan penemuan jenazah di wilayah Mega Mendung, Jorong Air Mancur.
Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Tim DVI Kota Padang Panjang, jenazah tersebut dipastikan sebagai Pelda Yudi.
Jenazah kemudian dimandikan dan dikafani sebelum dibawa ke RST dr. Reksodiwiryo untuk disemayamkan, lalu diberangkatkan menuju tempat pemakaman di Dusun Sawo III, Desa Sei Suka, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara.
Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol Mayjen TNI Arief Gajah Mada menyampaikan rasa duka yang mendalam atas gugurnya Pelda Yudi dalam melaksanakan tugas negara. Ia menegaskan bahwa almarhum telah menunjukkan pengabdian terbaiknya.
”Prajurit sejati telah menunjukkan dedikasinya. Semangat, keberanian, dan pengabdian beliau akan selalu menjadi kebanggaan dan inspirasi bagi seluruh prajurit,” kata Mayjen Arief.
Baca Juga: Basarnas Ungkap 33 Ribu Korban Berhasil Diselamatkan dari Bencana Sumatera
Editor : Moch Vikry Romadhoni