Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Basarnas Ungkap 33 Ribu Korban Berhasil Diselamatkan dari Bencana Sumatera

Moch Vikry Romadhoni • Selasa, 2 Desember 2025 | 02:47 WIB

 

Kepala Basarnas Mohammad Syafii saat rapat dengar pendapat bersama Komisi V DPR RI di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Senin (1/12/2025).
Kepala Basarnas Mohammad Syafii saat rapat dengar pendapat bersama Komisi V DPR RI di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Senin (1/12/2025).

Radar Pasuruan - Di tengah situasi darurat akibat bencana yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, Basarnas melaporkan bahwa setidaknya 33.173 orang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dari berbagai wilayah terdampak.

Informasi tersebut disampaikan oleh Kepala Basarnas Mohammad Syafii dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi V DPR RI di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Senin (1/12).

Ia menerangkan bahwa jumlah tersebut merupakan hasil rekapitulasi terbaru dari operasi gabungan yang melibatkan Basarnas, TNI, Polri, relawan, serta pemerintah daerah.

"Keberhasilan evakuasi selamat ini tidak lepas dari peran potensi SAR yang mencapai lebih dari 5.000 personel di Sumatera Utara dan ratusan di Aceh serta Sumatera Barat sejak operasi SAR dimulai 25 November," terang Syafii, sebagaimana dilansir dari Antara.

Di Aceh, lebih dari 1.000 warga berhasil dievakuasi, termasuk dari daerah-daerah terpencil seperti Kecamatan Mane, Geumpang (Kabupaten Pidie), dan Seulimeum (Kabupaten Aceh Besar), menggunakan jalur darat, sungai, maupun udara.

Untuk wilayah Sumatera Utara, jumlah evakuasi terbesar terjadi di Kabupaten Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan, dengan total lebih dari 3.000 warga, termasuk evakuasi melalui helikopter untuk ratusan orang.Sumatera Barat juga mencatat ribuan warga yang dievakuasi dari lokasi banjir bandang dan longsor, terutama dari Kabupaten Agam dan Pasaman Barat yang terdampak paling parah.

Dalam pernyataannya, Syafii juga memberikan apresiasi kepada seluruh unsur pemerintah dan masyarakat yang telah terlibat sejak hari pertama operasi penyelamatan berlangsung.

Ia menegaskan bahwa operasi SAR tetap berlanjut, mengingat masih terdapat laporan warga yang belum ditemukan di sejumlah daerah.

Baca Juga: Warga Terdampak Bencana Sumatera Lakukan Aksi Penjarahan, Mendagri Tito Sebut Mereka Lapar dan Terisolir

Pusat Pengendalian Operasi Basarnas sebelumnya merilis data total 33.620 warga terdampak, 447 korban meninggal, dan 399 warga yang belum ditemukan akibat bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar.

Dari jumlah tersebut, hingga Senin atau memasuki hari ketujuh masa tanggap darurat, total 33.173 orang telah dievakuasi dalam kondisi selamat.

Dalam operasi di Provinsi Aceh, Basarnas mengevakuasi 1.146 warga, dengan 102 orang meninggal dunia dan 116 lainnya masih dicari. Sebanyak 165 personel Basarnas dikerahkan untuk memperkuat Kantor SAR Banda Aceh. Sementara di Sumatera Utara, kondisi darurat paling luas terjadi dengan 3.029 warga terdampak, 217 korban meninggal, dan 168 lainnya masih hilang.

Basarnas mengerahkan berbagai armada seperti helikopter, kapal, drone, perahu karet, serta 121 personel untuk mendukung proses pencarian dan evakuasi.

Baca Juga: Resmi! Jersey Tim Indonesia di SEA Games 2025 Dirilis, Hasil Penjualan Disisihkan untuk Korban Bencana di Sumatera

Sementara itu, di Sumatera Barat terdapat 29.445 warga terdampak dan 128 korban meninggal dunia. Operasi pencarian difokuskan pada wilayah-wilayah terisolasi serta titik longsor besar yang menyulitkan tim penyelamat untuk mencapai lokasi pencarian.

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#basarnas #korban #evakuasi #aceh