Radar Pasuruan - Kabar pernikahan siri antara Inara Rusli dan Insanul Fahmi yang kemudian berujung laporan dugaan perzinahan ke Polda Metro Jaya terus memanas dalam beberapa hari ini.
Ustadz Derry Sulaiman, yang diketahui sempat dekat dengan Inara dalam beberapa tahun terakhir, ikut terseret dalam pusaran polemik tersebut.
Warganet ramai-ramai menyerbu Derry lantaran menduga dialah sosok yang turut bertanggung jawab atas pernikahan siri Inara dan Insanul, yang dilakukan tanpa sepengetahuan istri sahnya, Wardatina Mawa.
"Sekarang Inara nggak menghubungiku terkait masalah ini. Aku nggak tahu apa-apa. Dia menikah dari Agustus, aku kenal (Insan) bulan Oktober. Jadi, aku benar-benar tidak terlibat dalam proses huru-hara yang sekarang," kata Derry Sulaiman.
Derry mengaku tidak mempermasalahkan cibiran ataupun fitnah dari warganet yang menyebut dirinya terlibat atau menutupi pernikahan siri tersebut.
Baginya, tuduhan tersebut justru dianggap sebagai ladang pahala. Ia juga tidak ingin repot memberi klarifikasi atau membela diri.
Derry pertama kali mengenal Insanul Fahmi sekitar Oktober 2025, saat dirinya diundang ke sebuah acara pengajian oleh Inara. Ia menyebut, jika bukan karena undangan itu, ia tak akan mengenal Insan hingga saat ini.
"Aku tidak intens komunikasi dengan Inara. Jadi, Inara nggak pernah cerita tentang masalah pribadinya sedang dekat dengan siapa. Aku juga nggak kepo. Kalau dulu di Inara nggak telepon aku minta-minta jadi mediator perdamaiannya, aku nggak mungkin ikut campur juga. Karena Inara datang ke rumah, Inara telepon cerita, curhat," ungkapnya.
Inara Rusli sebelumnya pernah mencabut cadarnya pada tahun 2023 saat proses perceraiannya dengan penyanyi Virgoun berlangsung. Ia mengaku melepas cadar karena tuntutan pekerjaan.
Sebelum memutuskan hal itu, Inara sempat berkonsultasi dengan Derry Sulaiman mengenai hukum penggunaan cadar dalam Islam.
Ia menjelaskan bahwa menurut beberapa pendapat, cadar diwajibkan, namun ada juga yang menilai cadar tidak termasuk kewajiban.
Dari penjelasan tersebut, Inara memutuskan melepas cadarnya karena menjadi brand ambassador produk kecantikan yang mengharuskannya menampilkan wajah.
"Namanya aku sebagai orang yang ditanyakan tentang hukum cadar waktu itu, aku bilang cadar itu sebagian mengatakan wajib, ada yang mengatakan tidak wajib. Kalau kamu menganggap itu wajib, kamu berdosa melepasnya. Tapi kalau menganggap itu sebagai sunnah saja ya silakan. Buktinya, banyak istri-istri kiai nggak bercadar," jelas Derry Sulaiman.
Editor : Moch Vikry Romadhoni