Radar Pasuruan - Bencana banjir, longsor, dan angin kencang yang melanda Sumatera Barat (Sumbar) kembali menyebabkan korban jiwa.
Berdasarkan laporan BPBD Kota Padang Panjang pada Kamis (27/11), ditemukan enam jasad korban di aliran Sungai Batang Anai, Padang Pariaman.
Kepala BPBD Kota Padang Panjang, Novi Yanti, menyampaikan bahwa pihaknya telah berhasil mengidentifikasi enam jenazah tersebut.
Proses identifikasi dilakukan oleh Tim Inafis Satreskrim Polres Padang Pariaman hingga Kamis malam (27/11).
”Setelah dilakukan pemeriksaan, didapat beberapa identitas korban,” terang Novi dikutip dari Padang Ekspres (Jawa Pos Group) pada Jumat (28/11).
Novi menambahkan bahwa seluruh jenazah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang untuk pemeriksaan lanjutan.
Evakuasi dilakukan menggunakan lima ambulans milik pemerintah daerah dan satu ambulans milik Polres Padang Pariaman. Adapun identitas enam korban tersebut adalah:
- Nilmawati, lahir 7 Mei 1966, warga Silaiang Bawah, Padang Panjang Barat.
- Riki Saputra, lahir 1987, asal Jorong Aie Mancua.
- Junimar, lahir 1973, warga Silaiang Bawah.
- Agung Purnomo, lahir 1990.
- Silvi Marta Putri, lahir 2005, asal Jorong Pisau Hilang, Kota Solok.
- Roby Handaryo, lahir 1983, personel TNI AD dari Jorong Saruaso Timur Tanah Datar.
Hingga kini, ujar Novi, proses identifikasi tambahan masih dilakukan tim forensik untuk memastikan detail penyebab kematian serta kelengkapan data korban.
Bencana banjir, longsor, dan angin kencang yang melanda Sumbar telah menimbulkan kerusakan besar hingga saat ini.
Editor : Moch Vikry Romadhoni