Radar Pasuruan - Insanul Fahmi tak henti meneteskan air mata saat tampil dalam podcast bersama dr. Richard Lee. Sepanjang video yang berdurasi hampir satu jam, ia tampak terus menangis.
Belum dapat dipastikan apakah tangis tersebut mencerminkan penyesalan atau upaya mencari simpati dari publik.
Insanul Fahmi menyebut bahwa ia memiliki niat baik ketika memutuskan menikah lagi dengan Inara Rusli tanpa memberi tahu istri sahnya, Wardatina Mawa. Bahkan, ia mengaku terobsesi ingin menjadi contoh bagi umat Islam dalam menjalankan praktik poligami.
"Aku merasa waktu itu kayak, apa jadi revolusi ya, bahkan jadi contoh buat orang lain karena ini ditegakkan dari syariat. Dari pada jajan sana, jajan sini. Dari pada zina sana, zina sini," ujar Insanul Fahmi dalam podcast di kanal YouTube dr. Richard Lee.
Keputusan menikah lagi tanpa memberi tahu istri pertamanya diklaim sebagai bentuk ketulusan karena Allah. Namun, ambisinya untuk menjadi figur teladan melalui praktik poligami justru berbanding terbalik dengan kenyataan. Insanul Fahmi malah menjadi sasaran kritik dan kecaman dari warganet.
"Tapi ternyata kacau. Sekarang aku pasrah apapun yang akan terjadi aku akan jalani," ungkap Insanul Fahmi.
Pria yang menikahi Wardatina Mawa tersebut mengaku mendapat berbagai nasihat dari guru agamanya setelah pernikahannya dengan Inara Rusli menimbulkan pro dan kontra.
Tindakannya melakukan poligami tanpa sepengetahuan istri pertama dianggap keliru dan tidak selaras dengan tuntunan syariat Islam, karena dalam ajaran tersebut disarankan adanya izin istri pertama sebelum berpoligami.
"Beberapa guru ada yang memberikan nasihat, harusnya tidak seperti itu caranya. Mungkin secara agama benar, tapi secara tindakan ada yang salah," tutur Insanul Fahmi.
Editor : Moch Vikry Romadhoni