Radar Pasuruan - Pemerintah Kabupaten Pasuruan berencana memperluas pemasangan kamera pengawas di sejumlah lokasi penting.
Dinas Perhubungan (Dishub) mengusulkan pengadaan 40 unit CCTV baru untuk tahun anggaran 2026.
Total dana yang diajukan melalui APBD mencapai Rp 2,5 miliar.
Kepala Dishub Kabupaten Pasuruan, Digdo Sutjahjo, menjelaskan bahwa anggaran tersebut mencakup pemasangan perangkat baru sekaligus pemeliharaan jaringan yang sudah berfungsi.
“Pengadaan sekaligus perawatan jaringan lama kami ajukan bersamaan. Banyak perangkat yang sudah perlu pemeliharaan,” ujarnya.
Tahun 2025, jaringan pemantauan juga akan diperkuat. Tiga titik tambahan telah direncanakan, yaitu Nusa Dua Gempol, Simpang Tiga Pier, dan Exit Tol Purwodadi.
Apabila seluruh rencana terealisasi, jumlah persimpangan yang terpasang CCTV akan mencapai 30 titik.
Digdo menegaskan bahwa perluasan sistem kamera menjadi kebutuhan mendesak seiring meningkatnya arus kendaraan.
Khususnya pada jalur utama menuju kawasan industri dan akses tol, kamera dinilai sangat membantu pemantauan kepadatan, keselamatan, serta penegakan aturan lalu lintas.
Dukungan terhadap rencana ini datang dari Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan. Ketua Komisi III, Yusuf Daniyal, menilai langkah tersebut sesuai kebutuhan lalu lintas saat ini.
“Arus kendaraan makin padat. Sistem pemantauan perlu diperkuat,” katanya.
Namun, ia mengingatkan agar titik pemasangan dilakukan secara merata. Menurutnya, daerah selatan dan pesisir timur juga membutuhkan pemantauan serupa. “Jangan hanya fokus di jalur industri. Wilayah lain juga punya kerawanan masing-masing,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya kualitas jaringan serta ketahanan perangkat agar anggaran tidak terbuang percuma.
“Jangan sampai pasang banyak, tapi banyak yang mati karena kurang perawatan,” sampainya.
Editor : Moch Vikry Romadhoni