Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Tukang Becak di Tangerang Dapat Becak Listrik dari Presiden Prabowo, Setelah 30 Tahun Mengayuh

Moch Vikry Romadhoni • Jumat, 21 November 2025 | 00:09 WIB

 

Para pengayuh becak listrik di Tangerang
Para pengayuh becak listrik di Tangerang

Radar Pasuruan - Raut bahagia terlihat jelas di wajah Kandi (65). Setelah lebih dari tiga dekade mengayuh becak dengan penuh keringat, kini ia bisa bekerja lebih ringan dengan menarik gas becak listrik yang ia terima sebagai bantuan dari Presiden RI Prabowo Subianto.

Kandi menjadi salah satu penerima becak listrik di Kota Tangerang. Melalui Dinas Sosial, Presiden Prabowo menyalurkan 160 unit becak listrik gratis yang memang ditujukan bagi para penarik becak lanjut usia.

“Saya awalnya narik becak di Bogor, pindah ke Tangerang tahun 1995. Sampai sekarang masih narik becak,” ujar Kandi di pangkalan becak Karang Sari, Neglasari, Kota Tangerang, Senin (17/11).

Setiap hari, Kandi bekerja di Pasar Induk Tanah Tinggi, sekitar dua kilometer dari rumahnya yang berlokasi dekat RS Sitanala, rumah sakit khusus kusta yang pernah dikunjungi Lady Diana pada November 1989.

Ia sudah berada di Pasar Induk sejak pukul 02.30 dini hari, membantu memanggul barang bawaan pelanggan sebelum mengantar mereka menggunakan becak.

“Saya mangkal di pasar biasanya sampai jam 10 pagi,” terang pria asal Sukabumi yang memiliki lima anak tersebut.

Mendapat becak listrik, Kandi merasa sangat terbantu. Ia tak lagi harus mengayuh sekuat tenaga. Cukup memutar gas, dan hanya sesekali mengayuh ketika membawa beban berat di jalan yang sedikit menanjak.

“Saya gembira sekali, Alhamdulillah. Ini sangat membantu buat menafkahi keluarga saya. Meringankan beban saya juga. Maklum saya kan semakin tua,” ujarnya sambil tersenyum.

“Alhamdulillah, mudah-mudahan Bapak Presiden sehat dan panjang umur. Anak saya juga senang, ada rezeki buat Bapak usaha,” tambahnya.

Baca Juga: Prabowo Janjikan Tegas Berantas Korupsi, Hasil Sitaan untuk Kualitas Pendidikan

Sementara itu, Slamet (70) juga menyampaikan kebahagiaannya setelah menerima bantuan becak listrik dari Presiden RI Prabowo Subianto. Bagi Slamet, becak listrik bukan hanya alat kerja, tetapi membawa harapan baru setelah sejak 2018 bergantung pada kayuhan manual.

“Perasaannya senang sekali, tidak disangka ada bantuan dari Pak Presiden. Saya ingin mengucapkan terima kasih,” tuturnya.

Slamet merasa bersyukur karena becak listrik membuat pekerjaannya lebih ringan. “Perbedaanya enak, engga gowes lagi. Kakinya juga ga pegel, kalau yang manual kakinya pada pegel. Keringetnya juga engga begitu parah,” katanya.

Slamet yang setiap hari mangkal di depan Stasiun Tangerang dari jam 07.00 WIB sampai 17.00 WIB mengaku terharu memperoleh bantuan tersebut. Baginya, Prabowo adalah sosok pemimpin yang peduli pada rakyat kecil.

“Pak Presiden sudah memperhatikan rakyat kecil. Seperti tukang becak, sebagai rakyat kecil. Saya mengucapkan terima kasih,” ucapnya.

Ia juga berharap agar pembagian becak listrik bisa merata ke semua penarik becak di berbagai daerah.

“Saya berharap harus semua ya, seluruh Indonesia bisa mendapatkan ini ya (becak listrik) biar diganti yang gowes kaki. Pak Presiden memperhatikan orang-orang kecil,” ujarnya.

Dengan bantuan ini, Slamet kembali menyampaikan terima kasih kepada Prabowo dan berjanji akan bekerja lebih giat ke depannya.

“Saya sangat bangga sekali, dikasih untuk mata pencarian sehari-hari diganti pakai becak listrik. Saya mengucapkan ke Pak Presiden, terima kasih banyak dan kita harus semangat,” tutupnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah meminta agar becak di seluruh Indonesia beralih menggunakan tenaga listrik atau motor listrik. Dengan demikian, tukang becak tidak lagi harus mengayuh.

"Saya sudah siapkan nanti semua becak di seluruh Indonesia harus becak pakai motor listrik," kata Prabowo saat berpidato dalam acara peluncuran interactive flat panel (IFP) di SMPN 4 Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (17/11).

Prabowo diketahui telah menyalurkan sekitar 1.000 becak listrik untuk penarik becak lansia di berbagai kota di Pulau Jawa. Melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional dan BP Taskin, bantuan tersebut diberikan antara lain 140 unit di Kendal, 100 di Demak, 100 di Jepara, 60 di Pati, 80 di Kudus, dan 100 di Rembang, Jawa Tengah.

Presiden Prabowo juga sudah membagikan sekitar 1.000 unit becak listrik untuk penarik becak lansia di sejumlah kota di Pulau Jawa. Melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional bekerja sama dengan BP Taskin, bantuan tersebut telah disalurkan antara lain: 140 unit di Kendal, 100 unit di Demak, 100 unit di Jepara, 60 unit di Pati, 80 unit di Kudus, dan 100 unit di Rembang, Jawa Tengah.

Di Jawa Barat, bantuan juga telah diberikan sebanyak 100 unit di Indramayu dan 140 unit di Kota Tangerang, Banten. Presiden menargetkan penyaluran 10 ribu becak listrik tahun ini dan 30 ribu unit pada 2026.

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#prabowo #becak listrik #tukang becak