Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Operasi Zebra 2025 Resmi Dimulai, Pejalan Kaki Jadi Prioritas Utama

Moch Vikry Romadhoni • Sabtu, 15 November 2025 | 23:23 WIB
Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho (kedua dari kiri), Dirregident Korlantas Polri Brigjen Pol. Wibowo (tengah), dan Dirjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)
Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho (kedua dari kiri), Dirregident Korlantas Polri Brigjen Pol. Wibowo (tengah), dan Dirjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)

Radar Pasuruan - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Kepolisian Negara Republik Indonesia menggelar Operasi Zebra 2025 pada 17–30 November 2025 sebagai upaya memberikan perlindungan bagi pejalan kaki agar tetap aman di jalan raya.

Kepala Korlantas Polri, Inspektur Jenderal Polisi Agus Suryonugroho menyampaikan bahwa operasi ini sekaligus menjadi penegasan atas strategi nasional keselamatan lalu lintas, yang turut menempatkan perlindungan terhadap pejalan kaki sebagai salah satu fokus utamanya.

"Pejalan kaki adalah simbol kemanusiaan di jalan raya. Mereka yang paling lemah harus dilindungi, bukan disingkirkan," ujar Irjen Pol. Agus dalam keterangan di Jakarta, Sabtu.

Mantan Wakil Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah tersebut menegaskan pentingnya memberikan perlindungan optimal bagi pejalan kaki sebagai bagian dari pelaksanaan strategi nasional keselamatan lalu lintas.

Ia menjelaskan bahwa pejalan kaki merupakan kelompok paling rentan di jalan sehingga harus diprioritaskan dan diberikan perlindungan utama dibanding pengguna jalan lainnya.

Kebijakan ini, lanjutnya, merupakan implementasi dari prinsip Vision Zero yang menegaskan bahwa tidak ada satu pun korban jiwa yang dapat diterima di jalan, serta konsep Hierarchy of Road Users yang menempatkan pejalan kaki di posisi teratas dalam skala prioritas keselamatan jalan.

Jenderal bintang dua itu menambahkan bahwa kedua prinsip tersebut menjadi landasan Korlantas Polri dalam menyiapkan langkah strategis yang berorientasi pada sistem keselamatan manusia.

Agus menekankan bahwa upaya melindungi pejalan kaki tidak hanya sebatas penegakan hukum, melainkan juga bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada warganya.

Oleh sebab itu, ia meminta seluruh jajaran lalu lintas mulai dari tingkat Kepolisian Daerah hingga Kepolisian Resor agar menjadikan keselamatan pejalan kaki sebagai indikator penting dalam penilaian kinerja.

Ia menyebut bahwa keberhasilan bukan diukur dari banyaknya penindakan tilang, tetapi dari meningkatnya kepatuhan masyarakat serta menurunnya jumlah kecelakaan.

"Korlantas Polri berkomitmen menghadirkan ruang jalan yang aman, tertib, dan manusiawi bagi seluruh pengguna jalan," ujar dia.

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#operasi #pejalan kaki #zebra #korlantas