Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Ini Sosok Sarwo Edhie, Jenderal Kopassus yang Kini Resmi Menyandang Gelar Pahlawan Nasional

Moch Vikry Romadhoni • Senin, 10 November 2025 | 23:58 WIB

 

Ilustrasi Pahlawan
Ilustrasi Pahlawan

Radar Pasuruan - Bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan, Senin (10/11), Presiden Prabowo Subianto resmi mengumumkan 10 tokoh penerima gelar Pahlawan Nasional. Salah satunya adalah tokoh militer legendaris Sarwo Edhie Wibowo.

Mantan Panglima Resimen Pasukan Komando Angkatan Darat (RPKAD) atau Kopassus ini dianugerahi gelar bersama sejumlah tokoh lain seperti Soeharto dan Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Bagi prajurit Baret Merah Kopassus, nama Sarwo Edhie sudah menjadi legenda. Kisah perjuangannya tak hanya abadi dalam berbagai buku, tetapi juga diabadikan di markas besar Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur.

Namanya diabadikan sebagai nama salah satu gedung di kompleks tersebut. Di mata TNI dan Angkatan Darat, jasa Sarwo Edhie dinilai sangat besar dan berpengaruh.

Tokoh militer yang juga merupakan mertua Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini mengakhiri masa dinasnya dengan pangkat terakhir Letnan Jenderal TNI.

Ia kemudian mendapat pangkat kehormatan Jenderal dari Presiden Soeharto sebagai bentuk penghargaan atas jasanya dalam penumpasan Gerakan 30 September/Partai Komunis Indonesia (G30S/PKI).

Lahir pada 25 Juli 1927 di Purworejo, Jawa Tengah, Sarwo Edhie meniti karier militer sejak muda. Ia bergabung dengan PETA (Pembela Tanah Air) saat pendudukan Jepang, lalu berlanjut ke Badan Keamanan Rakyat (BKR) setelah Indonesia merdeka.

Karier militernya terus menanjak hingga dipercaya memimpin satuan-satuan penting, mulai dari Komandan Batalyon Divisi Diponegoro, Komandan Resimen Divisi Diponegoro, hingga kemudian memimpin RPKAD, satuan elit Angkatan Darat yang kini dikenal sebagai Kopassus.

RPKAD, yang bertransformasi menjadi Kopassus, dikenal sebagai pasukan khusus terbaik di Indonesia. Nama besar satuan elit ini tidak lepas dari kepemimpinan dan visi Sarwo Edhie.

Dari tangan dinginnya, lahir pula generasi militer baru, termasuk putranya Pramono Edhie Wibowo, yang sempat menjabat Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) saat SBY menjadi presiden.

Selain putranya, jejak militer juga diteruskan oleh menantu dan cucunya. SBY, menantunya, memimpin Indonesia selama dua periode (2004–2014) dan menikahi Kristiani Herrawati, salah satu putri Sarwo Edhie.

Sementara Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), cucunya, juga pernah berdinas di TNI AD hingga berpangkat mayor sebelum akhirnya berkarier di dunia politik dan kini menjadi salah satu menteri di kabinet Presiden Prabowo.

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#Sarwo Edhie #pki #kopasus #pahlawan