Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta Ternyata Siswa Sendiri, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan

Moch Vikry Romadhoni • Minggu, 9 November 2025 | 02:32 WIB
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan informasi terkini mengenai insiden ledakan di SMAN 72 Jakarta pada Jumat siang (7/11).
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan informasi terkini mengenai insiden ledakan di SMAN 72 Jakarta pada Jumat siang (7/11).

Radar Pasuruan - Terduga pelaku di balik peristiwa ledakan di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara (Jakut), diketahui merupakan salah seorang siswa di sekolah tersebut. Saat ini, pelaku masih menjalani perawatan intensif usai menjalani operasi.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa proses penyelidikan oleh Polda Metro Jaya dan jajarannya masih berlangsung.

”Terduga pelaku saat ini merupakan salah satu siswa di SMA tersebut,” kata Jenderal Sigit pada Sabtu (8/11).

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, polisi menyimpulkan bahwa pelaku bertindak seorang diri tanpa bantuan pihak lain.

Namun, Sigit menegaskan bahwa pihaknya masih akan terus melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan kebenaran temuan tersebut.

”Saat ini masih satu (terduga pelaku) yang kami dapati, namun kami tidak berhenti sampai di situ. Kami terus melakukan penyisiran apakah ada pihak-pihak lain dan saat ini tim sedang bekerja. Jadi, untuk jumlah resminya berapa tentunya saat ini kami terus sedang melakukan pendalaman,” terang dia.

Kapolri juga menyampaikan bahwa pihak kepolisian tengah menelusuri berbagai aspek terkait insiden ledakan yang terjadi pada Jumat siang (7/11).

Penyelidikan dilakukan terhadap lingkungan sekitar terduga pelaku, termasuk keluarga, tempat tinggal, hingga pihak sekolah. Langkah ini untuk mengungkap faktor-faktor yang mendorong terduga pelaku melakukan aksinya.

”Apakah dia ikut paham tertentu, apakah terpapar oleh suatu konten, ataukah mungkin juga hal-hal yang membuat dia tertarik. Dan juga kaitannya dengan apa yang menjadi alasan untuk melakukan (tindakan) itu, itu semuanya sedang kami dalami,” jelasnya.

Berdasarkan informasi terbaru dari kepolisian, ledakan di SMAN 72 Jakarta mengakibatkan 96 orang mengalami luka-luka. Sebagian besar korban mengalami gangguan pendengaran. Namun, sebagian besar telah diperbolehkan pulang, sementara 29 orang lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit terdekat.

”Sementara untuk yang dirawat di ICU memang membutuhkan perawatan khusus, tidak boleh berinteraksi dengan masyarakat sehingga kemudian tidak terjadi potensi peradangan ataupun infeksi,” ujarnya.

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#ledakan #SMAN 72 Jakarta #kapolri #siswa