Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Cak Imin Sebut Indomaret dan Alfamart Membunuh UMKM

Moch Vikry Romadhoni • Kamis, 30 Oktober 2025 | 01:37 WIB

 

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dalam Mukernas ISNU.
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dalam Mukernas ISNU.

Radar Pasuruan - Pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin yang menyinggung dampak ekspansi besar-besaran jaringan ritel modern terhadap ekonomi rakyat kecil ramai dibicarakan di media sosial.

Pasalnya, Cak Imin menilai kehadiran ritel besar seperti Indomaret dan Alfamart telah mempersempit ruang gerak pelaku usaha mikro di berbagai wilayah.

“Kita mengerti betul ritel-ritel raksasa yang masuk ke kampung-kampung telah membunuh ekonomi rakyat kecil,” kata Cak Imin saat memaparkan capaian satu tahun pemberdayaan masyarakat di Menara Danareksa, Jakarta, Selasa (28/10).

Menurutnya, fenomena meluasnya jaringan ritel modern bukan hanya persoalan pasar, melainkan telah berkembang menjadi masalah keadilan ekonomi nasional. Ia menilai dominasi dua jaringan besar itu membuat pemerintah daerah kesulitan menjaga keseimbangan ekonomi lokal.

“Terus terang, raksasa gurita itu bernama Indomaret dan Alfamart,” tegasnya.

Meski begitu, Cak Imin memberikan apresiasi kepada sejumlah kepala daerah yang telah mengeluarkan peraturan daerah (perda) untuk membatasi ekspansi dua ritel besar tersebut. Ia menyebut langkah itu sebagai wujud keberpihakan terhadap ekonomi rakyat.

“Bupati-bupati banyak yang membuat peraturan yang sangat memungkinkan untuk menghadapi gurita besar yang merepotkan UMKM kita,” tuturnya.

Ketua Umum DPP PKB itu juga mengakui bahwa kebijakan ekonomi nasional selama ini belum sepenuhnya berpihak kepada pelaku usaha kecil seperti warung tradisional dan pedagang mikro. Padahal, sektor tersebut merupakan penopang utama perekonomian di pedesaan.

Sebagai langkah konkret, pemerintah menggagas pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di setiap desa. Program tersebut diharapkan dapat memperkuat ekonomi rakyat sekaligus menjadi benteng kemandirian desa. Hingga akhir Oktober 2025, sekitar 5.000 koperasi telah beroperasi, dengan target mencapai 80.000 koperasi pada tahun berikutnya.

Selain itu, strategi pemberdayaan UMKM juga menjadi fokus utama pemerintah dalam menghadapi dominasi ritel modern. Program ini tidak hanya mencakup dukungan permodalan dan pemasaran, tetapi juga perlindungan terhadap produk lokal, tenaga kerja informal, serta upaya mitigasi risiko kegagalan usaha.

“Kita akan terus mendorong dan telah memulai mewujudkan ekosistem ekonomi lokal yang berkeadilan,” pungkasnya.

Baca Juga: PKB Luncurkan Program P2PD, Cak Imin: Tak Ada Kemajuan Tanpa Inovasi

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#Indomart #alfamart #Imin #umkm