Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Prabowo: 112 Negara Adopsi Skema Makan Bergizi Gratis dari Indonesia

Moch Vikry Romadhoni • Minggu, 19 Oktober 2025 | 00:17 WIB

 

Ilustrasi program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ilustrasi program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Radar Pasuruan - Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan bahwa sebanyak 112 negara yang kini menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagian besar mengadopsi sistem yang diterapkan Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Negara saat Sidang Senat Terbuka Wisuda 521 Sarjana Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) di Trans Convention Centre, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (18/10).

"Program MBG ini baru 77 negara yang melaksanakan. Kita waktu itu, kalau tidak salah negara ke-78 atau ke-79. Sekarang, sudah ada 112 negara dan sebagian besar ikut contoh kita," katanya.

Presiden menuturkan bahwa program MBG yang dijalankan pemerintah Indonesia hampir setahun terakhir telah menjadi perhatian dan inspirasi bagi banyak negara di dunia.

Dalam pernyataannya, Kepala Negara menyebut dalam waktu singkat kebijakan tersebut menarik minat berbagai lembaga internasional yang fokus pada isu pangan, kemiskinan, dan kesehatan global.

“Seminggu yang lalu, saya menerima rombongan dari Rockefeller Institute yang sudah bekerja 100 tahun di bidang pangan, di bidang program antikelaparan dan antikemiskinan. Dia mengatakan program yang sedang dijalankan oleh Indonesia ini menjadi perhatian seluruh dunia,” ujar Presiden Prabowo.

Menurut Presiden, ketika Indonesia memulai pelaksanaan program MBG, baru sekitar 77 negara di dunia yang memiliki kebijakan serupa. Kini, jumlahnya meningkat menjadi 112 negara, dan sebagian besar di antaranya mengadaptasi model dari Indonesia.

Program MBG yang menjadi salah satu prioritas nasional pemerintahan Prabowo dinilai berhasil karena menggabungkan aspek gizi, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi lokal.

Selain meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak sekolah, kata Presiden, program ini juga menyerap hasil produksi petani, peternak, dan nelayan di berbagai wilayah.

Sejak mulai dijalankan secara bertahap pada 6 Januari 2025, MBG telah menyalurkan total 1,4 miliar porsi makanan bergizi kepada 36,2 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.

Jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program MBG pun terus meningkat. Berdasarkan data per Oktober 2025, sebanyak 10.681 SPPG telah beroperasi di seluruh Indonesia untuk menjalankan program tersebut.

Baca Juga: Ini Pengakuan Prabowo di Bandung: “Kami Telah Buktikan Janji kepada Rakyat Indonesia

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#prabowo #ukri #Mbg #Negara