Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Mabes TNI Siap Jalankan Kebijakan Menhan Sjafrie soal Pembelian Jet Tempur J-10 Chengdu

Moch Vikry Romadhoni • Kamis, 16 Oktober 2025 | 23:57 WIB

 

Kapuspen TNI Brigjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah (kiri).
Kapuspen TNI Brigjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah (kiri).

Radar Pasuruan - Mabes TNI menegaskan akan mengikuti kebijakan Kementerian Pertahanan (Kemhan) terkait pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) baru.

Termasuk di antaranya rencana pembelian pesawat tempur J-10 Chengdu dari Tiongkok. Meski belum ada pernyataan resmi, Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin telah memberikan isyarat soal hal tersebut.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah menyampaikan bahwa rencana akuisisi pesawat J-10 Chengdu merupakan bagian dari kebijakan pertahanan nasional.

Rencana tersebut berada di bawah kewenangan dan tanggung jawab Kemhan. Freddy menegaskan bahwa Kemhan memegang peran penuh dalam proses kebijakan, administrasi, dan pengadaan alutsista.

”Termasuk kerja sama pertahanan dengan negara lain. Sedangkan TNI sebagai pengguna akan melaksanakan tugas dalam aspek operasional, kesiapan satuan, serta penggunaan alutsista tersebut di lapangan setelah resmi diserahkan oleh Kemhan,” ujarnya, Kamis (16/10).

Terkait kesiapan infrastruktur dan sumber daya manusia, Freddy memastikan TNI AU telah menyiapkan langkah perencanaan awal.

Langkah itu dilakukan agar alutsista baru bisa terintegrasi dengan sistem yang sudah ada di lingkungan Angkatan Udara Indonesia. Namun, seluruh proses tetap mengacu pada keputusan dan arahan Kemhan.

”Sementara itu, program pelatihan bagi penerbang dan teknisi merupakan bagian dari mekanisme yang diatur bersama oleh Kemhan dan pihak negara mitra, sehingga TNI akan menyesuaikan sesuai jadwal dan kebutuhan operasional yang ditetapkan,” jelasnya.

Sebelumnya, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin sudah mengisyaratkan kesiapan Indonesia untuk mendatangkan pesawat tempur J-10 Chengdu.

Isyarat itu terlihat dari tanggapan Sjafrie saat diwawancarai awak media di Kantor Kemhan, Rabu (15/10).

Ketika ditanya soal J-10 Chengdu, Sjafrie menegaskan bahwa pesawat tersebut akan segera melintas di langit Jakarta. Ia tidak membeberkan lebih lanjut mengenai maksud pernyataannya.

”Segera terbang di Jakarta (J-10 Chengdu),” kata Sjafrie usai mengantarkan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh meninggalkan kantor Kemhan.

J-10 Chengdu sendiri merupakan pesawat tempur modern generasi 4.5 buatan Tiongkok.

Pesawat ini mencuri perhatian dunia setelah dilaporkan berhasil menumbangkan jet tempur Rafale buatan Dassault, Prancis, dalam pertempuran udara yang melibatkan Angkatan Udara India dan Pakistan beberapa waktu lalu.

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#mabes tni #jet tempur #J 10 Chengdu #menhan