Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Wasit Kontroversial Ma Ning Ditunjuk Pimpin Laga Hidup-Mati Indonesia vs Irak

Moch Vikry Romadhoni • Minggu, 12 Oktober 2025 | 00:33 WIB

 

Mengintip sepak terjang wasit asal China yang akan menjadi pengadil pertandingan Timnas Indonesia vs Irak di Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Mengintip sepak terjang wasit asal China yang akan menjadi pengadil pertandingan Timnas Indonesia vs Irak di Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Radar Pasuruan - Timnas Indonesia kini berada di ujung tanduk jelang laga krusial menghadapi Irak dalam babak Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Minggu, 12 Oktober 2025 dini hari.

Kekalahan 2-3 dari Arab Saudi membuat peluang Garuda menipis. Duel melawan Irak menjadi laga penentu nasib Jay Idzes dan kawan-kawan untuk melangkah ke fase selanjutnya.

Namun di tengah tekanan tersebut, sorotan publik justru tertuju pada wasit yang akan memimpin pertandingan, yakni pengadil asal China, Ma Ning, yang dikenal dengan reputasinya penuh kontroversi.

Pria berusia 46 tahun itu ditunjuk AFC untuk menjadi pemimpin laga Irak vs Indonesia di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah.

Pertandingan ini menjadi laga penting di Grup B yang menentukan masa depan Garuda. Jika kalah, peluang Indonesia menuju Piala Dunia 2026 akan tertutup.

Sebaliknya, kemenangan atas Irak akan menjaga asa Garuda, meskipun tetap bergantung pada hasil laga Arab Saudi kontra Irak pada 15 Oktober 2025 mendatang.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menekankan pentingnya menjaga fokus bagi seluruh pemain Indonesia.

“Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Arab Saudi dengan skor akhir 3-2. Bukan hasil yang diinginkan, Timnas Indonesia telah berjuang sekuat tenaga,” tulis Erick melalui akun Instagram pribadinya @erickthohir, Jumat, 10 Oktober 2025.

Erick juga berharap agar Jay Idzes dan tim segera bangkit dan fokus menghadapi pertandingan berikutnya melawan Irak.

Berdasarkan catatan pertemuan sebelumnya, Indonesia memang tidak memiliki rekor baik saat berhadapan dengan Irak.

Data Transfermarkt menunjukkan, dari sembilan kali pertemuan terakhir, Garuda hanya mampu sekali imbang dan delapan kali kalah.

Sementara itu, Ma Ning juga dikenal kerap memimpin laga-laga yang memunculkan kontroversi di kalangan pecinta sepak bola Asia. Berikut beberapa di antaranya:

Tiga Penalti di Final Piala Asia 2023

Kontroversi besar melibatkan Ma Ning terjadi di final Piala Asia 2023 antara Qatar dan Yordania di Stadion Lusail, 10 Februari 2024.

Dalam laga itu, Qatar menang 3-1 dan seluruh golnya berasal dari tiga penalti yang diberikan Ma Ning.

Penalti pertama diberikan setelah Akram Afif dilanggar Al-Mahdi Ali Mukhtar di menit ke-22 dan berhasil dikonversi.

Setelah Yordania sempat menyamakan skor, Ma Ning kembali menunjuk titik putih karena Ismaeel Mohammad dianggap dijatuhkan Mahmoud Al-Mardi.

Afif sukses mengeksekusi penalti itu dan membawa Qatar unggul 2-1.

Di masa tambahan waktu, Ma Ning lagi-lagi memberi penalti usai Afif bertabrakan dengan kiper Yazeed Abulaila.

Afif pun mencetak hattrick dari titik putih dan memastikan Qatar meraih gelar juara Piala Asia 2023.

Duel Panas di Derby Shanghai

Sebelum dikenal di ajang internasional, Ma Ning sudah terkenal di Liga Super China karena ketegasannya.

Dalam derby Shanghai antara Shanghai SIPG melawan Shanghai Shenhua pada 9 Mei 2015, ia mengeluarkan tiga kartu merah untuk pemain Shenhua.

Kartu merah pertama untuk Lu Zheng di menit ke-17. Menjelang babak pertama usai, Bai Jiajun juga diusir karena akumulasi dua kartu kuning.

Pemain ketiga, Li Jianbin, juga dikartu merah pada menit ke-66. Dengan delapan pemain tersisa, Shenhua kalah 0-5 dalam laga penuh emosi itu.

Kejadian tersebut membuat Ma Ning dikenal sebagai wasit paling tegas di Asia, meski sering diperdebatkan soal konsistensi keputusannya.

 

Rekor Minor bagi Garuda

Berdasarkan data Transfermarkt, Ma Ning pernah memimpin satu laga Indonesia dan lima laga Irak.

Catatan itu memperlihatkan kecenderungan menarik tentang hasil kedua tim di bawah pengadil yang sama.

Ma Ning pertama kali memimpin Indonesia saat menghadapi Thailand di Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion GBK, 10 September 2019. Indonesia kalah 0-3.

Salah satu gol Thailand berasal dari penalti yang diberikan Ma Ning setelah Theerathon Bunmathan dilanggar di kotak penalti.

Publik sempat menyoroti laga tersebut karena tak ada satu pun kartu kuning atau merah bagi pemain Indonesia.

Selain itu, Ma Ning juga sering memimpin laga Irak di berbagai turnamen internasional.

5 Kali Tampil di Laga Irak

Ma Ning tercatat sudah lima kali memimpin laga Irak dengan hasil tiga kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan.

Salah satu kemenangan besar Irak terjadi di Kualifikasi Piala Dunia 2018 saat menundukkan Thailand 4-0.

Ia juga memimpin dua laga Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2022, kalah dari Iran 0-3 dan menang atas Uni Emirat Arab 1-0.

Laga lainnya di Gulf Cup 2022 berakhir dengan kemenangan Irak 2-1 atas Qatar, dan hasil imbang 2-2 melawan Kuwait di Kualifikasi 2026.

Dalam lima laga itu, Ma Ning mengeluarkan 30 kartu kuning dan dua kartu merah.

Sebanyak 11 kartu kuning diberikan untuk pemain Irak, sementara dua kartu merah masing-masing diterima oleh Koravit Namwiset dari Thailand dan Abdulrahman Al-Fadhli dari Kuwait.

 

Kini Penentu Nasib Garuda di Round 4

Kini, Ma Ning kembali jadi sorotan usai ditunjuk memimpin laga Irak vs Indonesia di Round 4.

Ia akan dibantu tiga asisten asal China, yakni Zhou Fei, Zhang Shang, dan Shen Yan Hu, sementara petugas VAR berasal dari Thailand, Sivakorn Pu-Udom.

Laga ini dipastikan akan berlangsung penuh tekanan bagi kedua tim.

Bagi Indonesia, kemenangan menjadi harga mati untuk menjaga asa menuju Piala Dunia 2026. Sedangkan bagi Irak, hasil positif akan membuka peluang besar melangkah lebih jauh di Round 4.*

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#piala dunia #timnas #irak #wasit #indonesia