Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Ini Pengakuan UAS Saat Diminta Bayar Pajak Rp150 Juta: "Tak Seperak pun Masuk Rekening Saya"

Moch Vikry Romadhoni • Jumat, 29 Agustus 2025 | 00:08 WIB

 

Ustadz Abdul Somad sedang berceramah
Ustadz Abdul Somad sedang berceramah

Radar Pasuruan - Pernyataan Ustaz Abdul Somad soal pajak YouTube kembali jadi sorotan publik setelah viral di media sosial.

Ia disebut diminta membayar pajak lantaran penghasilannya dari platform tersebut mencapai Rp150 juta per bulan.

Video itu beredar luas, salah satunya diunggah oleh akun Instagram hijrahbersamauas.

Dalam tayangan tersebut, Abdul Somad menceritakan dirinya dipanggil oleh kepala pajak untuk datang menghadap.

Karena merasa selalu taat aturan dalam urusan pajak, ia pun memenuhi undangan tersebut.

Setelah pertemuan, pihak pajak meminta Abdul Somad membayar kewajiban karena hasil pemeriksaan menunjukkan penghasilannya dari YouTube mencapai Rp150 juta setiap bulan.

“Begini ustaz, kami sudah cek ternyata pendapatan YouTube satu bulan Rp150 juta. Ustaz bayar pajak,” kata kepala pajak kepada pria yang akrab disapa UAS.

Mendengar itu, UAS langsung menjelaskan secara rinci bahwa dirinya sama sekali tidak mengambil uang dari YouTube.

“Bapak cek ke mana duit itu mengalir dari YouTube. Tak seperak pun mengalir ke rekening saya. Langsung dibeliin beras, beli minyak, beli kompor, dan beli semuanya, untuk sedekah,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa klaim penghasilan Rp150 juta tidak bisa dijadikan patokan karena jumlahnya tidak tetap dan selalu berubah tiap bulan.

Menurut UAS, data yang dipakai petugas pajak tidak benar dan bisa dikategorikan fitnah.

“Ketika kita difitnah, dianiaya, jangan diam. Nanti fitnah merajalela. Kita harus jelaskan. Setelah kita jelaskan, orang tetap fitnah kita, kita nggak salah lagi,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Abdul Somad juga sempat menasihati petugas pajak agar tidak lupa bersedekah, mengingat mereka bertugas memungut uang dari banyak orang.

“Kalau kalian tidak bersedekah, itu zalim, aniaya, neraka jahanam tempat kalian,” kata UAS, seraya mengaku bahwa nada bicaranya saat itu lebih lembut dibandingkan ketika berceramah di depan umum.

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#pajak #uas #youtube