Radar Pasuruan - Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya mengenai Rancangan Undang-Undang (RUU) APBN Tahun Anggaran 2026 dan Nota Keuangan mengumumkan bahwa pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp335 triliun untuk membiayai program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam RAPBN 2026.
Saat berbicara di hadapan para wakil rakyat dalam Sidang Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2025-2026 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (15/9), Presiden Prabowo menjelaskan bahwa dana tersebut akan digunakan untuk mendistribusikan makan bergizi gratis kepada 82,9 juta penerima pada tahun 2026.
"Ke depan, program ini akan efektif memberi manfaat lebih luas dan optimal bagi masyarakat. MBG meningkatkan kualitas gizi anak-anak kita, kualitas SDM masa depan Indonesia, dan juga memberdayakan UMKM dan ekonomi lokal yang akan tumbuh semakin kuat, menciptakan ratusan ribu lapangan kerja baru, dan memberdayakan jutaan petani, nelayan, peternak, dan pelaku-pelaku UMKM. Alokasi anggaran untuk MBG tahun 2026 kita alokasikan sebesar Rp335 triliun," kata Kepala Negara.
Program MBG yang diluncurkan pada 6 Januari 2025 ini ditargetkan dapat dinikmati oleh 82,9 juta penerima pada akhir 2025. Hingga saat ini, Presiden Prabowo menyebut telah ada 20 juta penerima manfaat yang terdiri atas anak sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui di 38 provinsi.
"Kita bangun generasi unggul, anak-anak kita melalui makan bergizi gratis. Generasi unggul lahir dari tubuh yang sehat, dengan gizi terpenuhi. Kita hilangkan stunting dalam waktu yang secepat-cepatnya. Program Makan Bergizi Gratis telah dilaksanakan di seluruh provinsi," ujar Presiden.
Dalam RAPBN 2026, Presiden menegaskan bahwa anggaran akan diarahkan terutama untuk membiayai delapan agenda prioritas pemerintah. Agenda tersebut meliputi ketahanan pangan, ketahanan energi, program MBG, peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, perekonomian rakyat, pertahanan rakyat semesta, dan percepatan investasi.
DPR RI menggelar Sidang Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2025-2026 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat siang. Dalam sidang ini, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan terkait Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU APBN 2026 beserta Nota Keuangannya.
Agenda sidang tersebut dihadiri 473 anggota dari seluruh fraksi DPR RI. Ketua DPR RI Puan Maharani membuka dan menutup jalannya sidang.
Dalam kesempatan itu, pimpinan lembaga negara dan para menteri Kabinet Merah Putih turut hadir di Gedung Nusantara.
Di antaranya Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Kepala Badan Pemeriksa Keuangan Isma Yatun, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menko Polhukam Budi Gunawan, serta Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono.
Selain itu hadir pula Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Permasyarakatan Yusril Ihza Mahendra, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Baca Juga: Anggaran Makan Bergizi Gratis 2026 Capai Rp335 Triliun, DPR Ingatkan Jangan Jadi Ajang Pemborosan
Editor : Moch Vikry Romadhoni