Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Miris! Menag Prihatin Masih Ada Gaji Guru Madrasah Cuma Rp 100 Ribu, Ini Langkah Kemenag dan Baznas

Moch Vikry Romadhoni • Rabu, 6 Agustus 2025 | 01:47 WIB

 

Menag Nasaruddin Umar.
Menag Nasaruddin Umar.

Radar Pasuruan - Kementerian Agama (Kemenag) bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) secara resmi meluncurkan program Madrasah Layak Belajar 2025 di Jakarta pada 5 Agustus.

Ia mengaku prihatin karena masih ada guru madrasah yang hanya digaji Rp 100 ribu per bulan.

Nasaruddin menegaskan bahwa murid-murid di madrasah adalah bagian dari anak bangsa yang memiliki hak dan potensi yang sama seperti siswa di sekolah umum.

Ia mengungkapkan sering kali terlihat perbedaan mencolok antara madrasah dan sekolah negeri, padahal keduanya saling berhadapan.

"Di seberang madrasah ada sekolah dengan lahan luas, bangunan yang didanai negara, lengkap dengan perpustakaan dan laboratorium," ujarnya.

Para guru di sekolah tersebut juga digaji minimal Rp 4,5 juta dan mendapat berbagai pelatihan keterampilan.

Namun, kondisi madrasah jauh berbeda. "Bangunannya bocor, perpustakaan menumpang di rumah ustaz, dan laboratorium nyaris tidak pernah terlihat," jelasnya.

Banyak guru madrasah bahkan hanya mendapatkan upah sekitar Rp 100 ribu per bulan.

Melalui program Madrasah Layak Belajar, Nasaruddin berharap kualitas madrasah—terutama swasta—bisa meningkat.

Ia menjelaskan bahwa sebagian besar madrasah merupakan lembaga swasta, sedangkan sekolah umumnya adalah lembaga negeri.

Ia juga menambahkan bahwa mayoritas siswa madrasah berasal dari keluarga kurang mampu.

Oleh sebab itu, penggunaan dana zakat dari Baznas untuk program Madrasah Layak Belajar dinilai tepat karena siswa madrasah tergolong asnaf atau golongan yang berhak menerima zakat.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Baznas Noor Achmad menyampaikan bahwa tahun ini ada 1.000 madrasah yang menjadi target program Madrasah Layak Belajar.

Masing-masing akan menerima dana bantuan sebesar Rp 25 juta. Dana ini diharapkan dapat membantu madrasah dalam melengkapi sarana belajar-mengajar.

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#prihatin #gaji #baznas #guru madrasah #kemenag