Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Eks Prajurit Marinir Desersi Gegara Judi Online dan Gaya Hidup Hedonis, Ini Kata Dankormar

Moch Vikry Romadhoni • Jumat, 25 Juli 2025 | 01:45 WIB

 

Eks Marinir yang bergabung di militer Rusia Satria Arta Kumbara minta maaf ke pemerintah lewat media sosial, minta dipulangkan ke Indonesia dan dikembalikan kewarganegaraannya.
Eks Marinir yang bergabung di militer Rusia Satria Arta Kumbara minta maaf ke pemerintah lewat media sosial, minta dipulangkan ke Indonesia dan dikembalikan kewarganegaraannya.

Radar Pasuruan - Mantan prajurit Korps Marinir, Satria Arta Kumbara, bukan sekadar seorang desertir. Ia diketahui memiliki utang besar senilai Rp 750 juta. Masalah ini makin pelik karena Satria juga terseret dalam aktivitas judi online (judol).

Informasi tersebut disampaikan oleh Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI (Mar) Endi Supardi dalam wawancara dengan media pada Kamis (24/7).

Endi menjelaskan bahwa Satria adalah mantan prajurit Korps Marinir yang masuk melalui jalur tamtama.

”Ia adalah anggota Korps Marinir yang awalnya masuk sebagai tamtama, lalu mengikuti pendidikan bintara reguler dan terakhir berpangkat sersan satu,” ungkap Endi.

Jenderal bintang dua dari TNI AL itu menegaskan bahwa banyak faktor yang bisa menjadi masalah bagi prajurit, termasuk judi online. Menurutnya, Satria merupakan salah satu prajurit yang bermasalah akibat kecanduan judol. Inilah yang membuatnya harus meninggalkan Korps Marinir.

”Yang bersangkutan punya rekam jejak ke sana yang membuatnya keluar dari Korps Marinir. Gaya hidup mewah, berutang ke bank. Mungkin juga pinjol, ada kaitan dengan bank BRI dan BNI. Totalnya sekitar Rp 750 juta. Kemungkinan, untuk menutup itu ia bermain judol, yang justru memperparah keadaan,” jelasnya.

Akhirnya, Satria melakukan desersi. Ia menghilang dan tidak menjalankan tugas dinas. Tindakan itu dilakukan sejak tahun 2022.

Pihak Korps Marinir pun melayangkan tiga kali panggilan. Bahkan mereka datang langsung ke kediaman Satria. Namun, keberadaannya tidak diketahui.

Baca Juga: Menkum Supratman Andi Agtas Tegaskan Eks Marinir Satria Arta Kumbara Harus Tempuh Proses Hukum Jika Ingin Kembali Jadi WNI

”Akhirnya statusnya resmi menjadi desersi, dilanjutkan dengan proses pemecatan, dan dia sudah diberhentikan pada tahun 2023,” ungkap Endi.

Endi menegaskan bahwa Satria sudah bukan lagi anggota Korps Marinir maupun bagian dari keluarga besar TNI AL. Kini ia adalah warga sipil, dan segala permasalahan yang dihadapinya tidak ada hubungannya lagi dengan institusi TNI AL.

Baca Juga: Iran Akui Kelemahan Sistem Pertahanan Udara yang Hancur Tapi Klaim Tetap Kuasai Langit

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#judi online #hedonis #marinir #prajurit