Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Pendaki Belanda Terjatuh di Gunung Rinjani, Evakuasi Dramatis Pakai Helikopter

Moch Vikry Romadhoni • Jumat, 18 Juli 2025 | 02:49 WIB
WNA Belanada bernama Sarah Tamar Van Hulten dievakuasi dari jalur pendakian Gunung Rinjani, NTB, usai mengalami kecelakaan pada Kamis siang (17/7). Sarah dievakuasi ke Bali.
WNA Belanada bernama Sarah Tamar Van Hulten dievakuasi dari jalur pendakian Gunung Rinjani, NTB, usai mengalami kecelakaan pada Kamis siang (17/7). Sarah dievakuasi ke Bali.

Radar Pasuruan - Sarah Tamar Van Hulten, seorang pendaki asal Belanda, mengalami cedera kepala setelah terjatuh di Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Kamis siang (17/7).

Tim SAR berhasil mengevakuasinya dengan bantuan helikopter SGi Air Bali dan langsung menerbangkannya ke Rumah Sakit BIMC Kuta, Bali.

Kepala Kantor SAR Denpasar, I Nyoman Sidakarya, menyatakan bahwa evakuasi udara rampung pada pukul 17.29 WITA.

Meski sempat terkendala oleh medan yang sulit dan kabut tebal, helikopter milik SGi Air Bali akhirnya mampu mengevakuasi korban.

Sidakarya memastikan bahwa korban mendapatkan penanganan medis sejak proses evakuasi hingga dibawa ke rumah sakit.

“Kondisinya saat ini stabil meski mengalami luka di bagian kepala, dan sudah ditangani langsung oleh tim medis,” ujar Sidakarya kepada wartawan.

Evakuasi terhadap pendaki berpaspor Belanda yang tinggal di Denmark itu dimulai setelah Tim SAR menerima laporan dari Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) tentang insiden yang menimpa seorang warga negara asing di jalur pendakian Pelawangan Sembalun pada pukul 14.00 WITA.

Kantor SAR Mataram segera mengirim Tim Rescue dari Pos SAR Kayangan ke lokasi insiden. Tim yang berjumlah lima orang itu berangkat menggunakan truk dan membawa perlengkapan mountaineering.

Mereka diperkirakan sampai di lokasi pada pukul 16.50 WITA.

Pukul 15.25 WITA, Kepala Kantor SAR Mataram mulai berkoordinasi dengan SGi Air Bali dan Kepala Kantor SAR Denpasar untuk mengerahkan helikopter dalam mendukung evakuasi melalui udara.

Pada pukul 15.45 WITA, helikopter SGi Air Bali berangkat dari Bali menuju lokasi kejadian.

Helikopter berhasil mendarat di titik evakuasi pada pukul 16.41 WITA, lalu segera mengangkut korban. Helikopter kembali lepas landas pukul 16.52 WITA dan mendarat di helipad SGi Air Bali pukul 17.29 WITA, membawa korban menuju rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#rinjani #wna #evakuasi #belanda