Radar Pasuruan - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyapa para pelajar dari jenjang TK hingga SMA/SMK yang mulai kembali menempuh pendidikan di tahun ajaran 2025/2026 pada Senin (14/7).
Ia pun mengucapkan selamat kepada seluruh siswa yang kembali ke sekolah untuk belajar.
Dalam pesannya, Dedi Mulyadi juga mengingatkan siswa SMA dan SMK agar memanfaatkan fasilitas pendidikan yang tersedia demi membentuk karakter, kedisiplinan, dan arah hidup yang lebih jelas menuju masa depan.
Tak hanya menyemangati, mantan Bupati Purwakarta ini juga memberikan instruksi khusus.
Ia meminta agar bila ditemukan pungutan atau komersialisasi dalam proses pendidikan, masyarakat tak segan melaporkannya ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Kalau ada hal yang bersifat pungutan atau mengarah pada komersialisasi, tolong laporkan.
Kami akan merespons cepat. Sampai sekarang belum ada laporan soal pungutan di penerimaan siswa baru,” tulis Dedi dalam unggahan Instagram @dedimulyadi71, Senin (14/7).
Selain pungutan liar, pria yang akrab disapa Kang Dedi atau KDM ini juga menyoroti masalah siswa kurang mampu yang belum bisa membeli perlengkapan sekolah seperti baju seragam.
Ia menegaskan bahwa siswa dari keluarga miskin yang telah terdata akan dibantu langsung oleh Pemprov Jabar untuk mendapatkan perlengkapan sekolah mulai dari seragam, sepatu, tas hingga buku.
“Ini bentuk komitmen kami agar anak-anak di Jawa Barat tetap bisa mengenyam pendidikan. Saya ucapkan selamat menempuh tahun ajaran baru dengan penuh semangat,” pungkas Dedi Mulyadi.
Editor : Moch Vikry Romadhoni