Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

21 Pesawat Gagal Mendarat karena Layang-Layang di Bandara Soetta

Moch Vikry Romadhoni • Selasa, 8 Juli 2025 | 01:17 WIB
Ilustrasi sejumlah petugas Air Traffic Control (ATC) memandu pergerakan pesawat di Bandara Soekarno-Hatta. (Hanung Hambara/Jawa Pos)
Ilustrasi sejumlah petugas Air Traffic Control (ATC) memandu pergerakan pesawat di Bandara Soekarno-Hatta. (Hanung Hambara/Jawa Pos)

Radar Pasuruan - AirNav Indonesia mengungkapkan bahwa sebanyak 21 penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta harus dibatalkan atau dialihkan dalam periode 4 hingga 6 Juli 2025.

Hal ini disebabkan oleh gangguan serius dari aktivitas penerbangan layang-layang yang membahayakan jalur pesawat.

Direktur Utama AirNav Indonesia, Capt. Avirianto Suratno, menyebut bahwa pihaknya sampai harus menerbitkan Notice to Airman (NOTAM) dengan nomor A1912/25 untuk memperingatkan seluruh pilot tentang potensi keterlambatan penerbangan karena gangguan di jalur pendaratan bandara.

“NOTAM ini kami keluarkan karena aktivitas layang-layang di area final approach sangat berisiko terhadap keselamatan pesawat yang sedang take-off atau landing,” kata Avirianto dalam pernyataan resmi, Senin (7/7) di Jakarta.

Akibat gangguan tersebut, petugas Air Traffic Controller (ATC) terpaksa mengambil sejumlah langkah darurat. Di antaranya:

Atas situasi ini, AirNav Indonesia menyampaikan permintaan maaf kepada para penumpang dan pengguna jasa penerbangan yang terdampak.

Namun Avirianto menegaskan bahwa semua keputusan itu murni demi alasan keselamatan.

“Tidak ada alasan lain selain satu: keselamatan penerbangan adalah prioritas utama kami,” tegasnya.

 

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#bandara #layang layang #pesawat #airnav