Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Ini Pesan Terakhir Devita, Mahasiswi UNS yang Ditemukan Bunuh Diri di Jembatan Jurug

Moch Vikry Romadhoni • Kamis, 3 Juli 2025 | 03:27 WIB

 

Devita Sari dan surat wasiatnya.
Devita Sari dan surat wasiatnya.

Radar Pasuruan - Kota Solo diguncang kabar duka mendalam.

Devita Sari Anugraheni, mahasiswi Program Studi K3 Universitas Sebelas Maret (UNS), diduga mengakhiri hidupnya dengan melompat dari Jembatan Jurug ke Sungai Bengawan Solo pada Senin (1/7), sekitar pukul 12.00 WIB.

Peristiwa memilukan ini segera viral, terlebih setelah surat wasiat Devita ditemukan dan tersebar luas di media sosial.

Dalam surat itu, Devita menulis permintaan maaf dan menyatakan kelelahan mental yang dialaminya.

Ia juga menyinggung nama dosennya dan menegaskan bahwa kepergiannya bukan kesalahan keluarga atau kampus.

Barang-barang milik Devita, seperti sepeda motor dan ponsel, ditemukan di pinggir jembatan.

Surat tulis tangan yang ditinggalkan menampakkan sisi rapuh dari sosok yang dikenal cerdas, pendiam, dan santun.

Devita tercatat sebagai penerima beasiswa KIP-K dengan IPK 3,8 dan sudah menyelesaikan skripsinya.

Pihak kampus membenarkan bahwa ia hanya tinggal menyelesaikan proses administrasi wisuda.

Namun, dosen pembimbingnya, Dr. Sumardiyono, mengungkap bahwa Devita pernah menyampaikan keinginan untuk mengakhiri hidup setelah sidang skripsi.

Salah satu saksi mata, pengemudi ojek online bernama Hariadi, menyaksikan detik-detik Devita melompat.

Meski sempat mencoba menghentikan, ia tak sempat menyelamatkan Devita.

Tragedi ini kembali menggugah perhatian masyarakat tentang pentingnya kesehatan mental di lingkungan akademik.

Di balik senyum dan prestasi, banyak mahasiswa menyimpan tekanan yang tidak terlihat. Surat wasiat Devita kini menjadi pengingat pahit akan pentingnya empati, ruang aman, dan dukungan mental yang nyata.

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#Devita Sari Anugraheni #jembatan jurug #mahasiswa uns #bunuh diri