Radar Pasuruan - Pernah merasa kikuk saat bertemu orang baru? Atau butuh waktu lama buat benar-benar nyaman ngobrol? Tenang, kamu nggak sendirian.
Ternyata, kesulitan menjalin kedekatan dengan orang baru bisa dipengaruhi oleh tipe kepribadian kita, lho.
Berikut beberapa tipe kepribadian yang biasanya butuh waktu lebih lama untuk membuka diri, lengkap dengan alasannya:
1. Introvert (I – MBTI)
- Lebih nyaman menyendiri atau dalam kelompok kecil.
- Butuh waktu untuk memproses informasi sebelum bicara.
- Akibatnya, tampak pendiam di awal pertemuan.
2. INFP – The Mediator
- Punya dunia batin yang kaya dan idealisme tinggi.
- Selektif dalam memilih teman karena ingin hubungan yang bermakna.
- Cenderung menjaga jarak sebelum yakin bisa percaya.
3. ISFJ – The Protector
- Hangat dan perhatian, tapi butuh waktu membangun kepercayaan.
- Tak suka konflik, jadi sering memilih diam saat belum akrab.
- Baru terlihat aslinya jika sudah merasa aman.
4. INFJ – The Advocate
- Sangat peka dan penuh empati, tapi juga sangat privat.
- Tak mudah membuka diri karena takut disalahpahami.
- Sekali percaya, jadi teman yang sangat setia dan dalam.
5. Tipe 6 (Enneagram – The Loyalist)
- Selalu mempertimbangkan kemungkinan terburuk.
- Tak mudah percaya pada orang baru.
- Tapi sangat setia dan suportif kalau sudah merasa cocok.
6. Tipe 5 (Enneagram – The Investigator)
- Suka mengamati dulu sebelum ikut terlibat.
- Lebih suka percakapan mendalam daripada basa-basi.
- Terlihat cuek, padahal sebenarnya sangat ingin dimengerti.
Bukan berarti kamu anti-sosial atau “nggak asik”.
Justru, orang-orang dengan kepribadian seperti ini biasanya membentuk hubungan yang lebih dalam dan tulus, meski prosesnya lebih lambat.
Tips agar lebih nyaman:
✅ Mulai dengan satu atau dua orang dulu.
✅ Fokus pada obrolan yang kamu minati.
✅ Ingat, kamu tak harus jadi “ramah” versi semua orang.
Yang penting bukan seberapa cepat kamu dekat dengan orang lain, tapi seberapa tulus hubungan yang terjalin.
Editor : Moch Vikry Romadhoni