Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Evakuasi Usai, Tim SAR Masih Siaga! Ini Kronologi Ancaman Bom di Pesawat Haji

Moch Vikry Romadhoni • Minggu, 22 Juni 2025 | 02:31 WIB

Kantor SAR Medan bersiaga di Bandara Internasional Kualanamu pasca munculnya ancaman bom pada pesawat jemaah haji asal Jawa Timur pada Sabtu (21/6). (dok. Basarnas)
Kantor SAR Medan bersiaga di Bandara Internasional Kualanamu pasca munculnya ancaman bom pada pesawat jemaah haji asal Jawa Timur pada Sabtu (21/6). (dok. Basarnas)
Radar Pasuruan - Ancaman bom terhadap pesawat Saudia Airlines SV5688 pada Sabtu (21/6) turut direspons oleh Kantor SAR Medan.

Tim mereka dikerahkan ke Bandara Internasional Kualanamu, Medan, Sumatera Utara (Sumut). Hingga kini, personel SAR masih bersiaga meskipun seluruh penumpang telah berhasil dievakuasi.

Kepala Kantor SAR Medan, Hery Marantika, menyatakan bahwa personel yang diterjunkan merupakan tim siaga darurat.

Mereka turut berkoordinasi dengan berbagai unsur pengamanan seperti TNI AU, Polri, Tim Gegana Brimob, Avsec, serta otoritas Bandara Internasional Kualanamu.

“Kami mengerahkan personel dari Kantor SAR Medan untuk bersiaga di Kualanamu sebagai bagian dari rencana kontinjensi dalam penanganan kondisi darurat di wilayah kerja kami,” terang Hery.

Ia menambahkan bahwa pihaknya masih bersiaga sebagai bentuk kesiapsiagaan penuh. Semua penumpang telah dipindahkan dengan aman ke terminal internasional untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh petugas keamanan.

Selain itu, pemeriksaan terhadap bagasi penumpang dan interior pesawat oleh tim penjinak bom TNI dan Polri tidak menemukan bahan mencurigakan.

“Kantor SAR Medan menyatakan tetap bersiaga hingga proses penanganan benar-benar dinyatakan selesai oleh pihak berwenang. Basarnas juga mengapresiasi sinergi semua unsur dalam menangani potensi kedaruratan ini secara cepat dan profesional,” lanjutnya.

Penempatan personel SAR di Bandara Kualanamu dilakukan menyusul laporan ancaman bom terhadap pesawat milik maskapai Saudia Airlines dengan rute Jeddah–Muscat–Surabaya.

Pesawat melakukan pendaratan darurat di Bandara Internasional Kualanamu sekitar pukul 09.27 WIB.

Pesawat jenis Airbus A333 tersebut mengangkut total 389 orang, terdiri dari 376 penumpang yang sebagian besar merupakan jamaah haji asal Jawa Timur serta 13 kru.

Pendaratan darurat dilakukan setelah awak pesawat menerima ancaman bom melalui sistem komunikasi penerbangan.

 

Editor : Moch Vikry Romadhoni