Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Pemerintah Kerahkan TNI, Polri, dan BNPT Usai Ancaman Bom di Pesawat Haji

Moch Vikry Romadhoni • Rabu, 18 Juni 2025 | 01:14 WIB

 

Ilustrasi Prajurit Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) TNI AU.
Ilustrasi Prajurit Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) TNI AU.
Radar Pasuruan - Pemerintah Pusat telah menginstruksikan TNI, Polri, dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) untuk menyelidiki lebih dalam terkait ancaman bom terhadap pesawat Saudi Airlines di Bandara Internasional Kualanamu, Medan, Sumatera Utara.

TNI Angkatan Udara langsung mengerahkan satuan elit dari Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) guna membantu proses evakuasi penumpang pesawat.

Evakuasi berlangsung lancar dan aman setelah pesawat mendarat darurat.

"Kami masih mengevakuasi barang-barang milik penumpang di lapangan. Situasi sementara ini tetap terkendali dan aman," ujar Kepala Penerangan Kopasgat, Kolonel Pas Sumarsono, pada Selasa (17/6).

Di sisi lain, Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana, menyatakan bahwa pihaknya siap mendukung langkah yang diperlukan oleh otoritas terkait, termasuk proses evakuasi terhadap penumpang Saudi Airlines.

"Saya belum menerima laporan detail apakah ditemukan barang mencurigakan. Untuk saat ini, petugas bandara masih melakukan pemeriksaan intensif," jelasnya.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Budi Gunawan telah menginstruksikan TNI, Polri, dan BNPT untuk melanjutkan investigasi dan berkoordinasi dengan otoritas penerbangan Arab Saudi.

"Seluruh jajaran diminta mendalami lebih lanjut dengan menggandeng pihak Arab Saudi," tutur Budi Gunawan.

Mantan Kepala BIN tersebut juga menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Proses evakuasi dilakukan dengan tertib dan tanpa insiden di Bandara Kualanamu.

"Seluruh evakuasi berjalan tertib dan aman, tanpa ada korban jiwa," tegasnya.

Sebelumnya, pilot Saudi Airlines melaporkan adanya ancaman bom di dalam pesawat.

Oleh karena itu, ia memutuskan melakukan pendaratan darurat di Bandara Kualanamu.

Pesawat berhasil mendarat dengan selamat pukul 10.55 WIB. Seluruh penanganan dilakukan cepat dan melibatkan berbagai pihak.

Saat ini penyelidikan masih terus berlangsung.

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#bom #polri #bnpt #tni