Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Dedi Mulyadi Tegas: Anak Berkelahi Saat Jam Malam, Pemprov Tak Akan Bantu

Moch Vikry Romadhoni • Sabtu, 31 Mei 2025 | 02:33 WIB

 

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan pers kepada awak media di Kantor Kementerian HAM, Jakarta Selatan, Kamis (8/5/2025).
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan pers kepada awak media di Kantor Kementerian HAM, Jakarta Selatan, Kamis (8/5/2025).
Radar Pasuruan - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi kembali menyinggung soal kebijakan jam malam dan dampaknya dalam acara “Nganjang ka Warga” di Subang. Ia menegaskan bahwa jika ada anak yang terlibat tawuran hingga terluka saat jam malam, Pemprov Jawa Barat tak akan turun tangan.

“Saya peringatkan, setelah aturan jam malam berlaku, jika ada anak Jawa Barat yang tawuran, kena bacok, atau dirampok di jalan,” ucap Dedi, dikutip dari Radar Bogor (Jawa Pos Group).

Ia menjelaskan bahwa waktu paling rawan terjadinya konflik antar pelajar adalah pukul 23.00 hingga 02.00 dini hari. Biasanya, tempat tawuran sudah disepakati terlebih dahulu melalui media sosial.

“Bayangkan saja, orang tuanya punya utang banyak, kerja tak menentu, hanya buruh murah. Tapi anaknya malah sibuk tawuran,” sindirnya.

Dalam kesempatan itu, Dedi meminta masyarakat Jawa Barat, khususnya keluarga, untuk mengubah pola pikir dan perilaku dalam mendidik anak.

Saat berdialog dengan warga, ia bertanya langsung tentang apa yang dibutuhkan masyarakat. “Butuh apa? Butuh pemimpin yang tegas, punya pendirian, bisa mendidik dan merangkul rakyatnya,” tegas Dedi.

Dedi juga menyinggung soal kesiapan fasilitas dalam mendukung kebijakan jam malam. Ia menyebut soal perlunya alat dan sarana pendukung yang memadai.

Terakhir, ia mengimbau anak-anak yang tidak punya kegiatan penting agar tetap berada di rumah. “Cuci baju itu kegiatan, nyapu itu kegiatan, nyetrika juga kegiatan,” tuturnya.

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#dedi mulyadi #anak #berkelahi