Diduga, Ibrahim mengalami stroke setelah sebelumnya menjalani perawatan di RS PON, Jakarta.
Jenazah Ibrahim kini disemayamkan di rumah duka yang beralamat di Jl. Jeruk Purut No. 8-9, RT 004/RW 003, Cilandak Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Rencananya, almarhum akan dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Jeruk Purut, Jakarta, pada Rabu (21/5) besok.
Baca Juga: WNI Korban TPPO di Kamboja Meninggal, DPR Akui Pengawasan Tenaga Kerja Masih Bocor!
Profil Ibrahim Sjarief Assegaf
Ibrahim Sjarief Assegaf merupakan seorang pengacara ternama yang dikenal berkat integritasnya serta kontribusinya dalam dunia hukum. Ia lahir di Surakarta pada tahun 1977.
Ibrahim memperoleh gelar Sarjana Hukum dari Universitas Indonesia pada 1997.
Ia kemudian melanjutkan studi ke jenjang Master of Laws (LL.M) di University of Melbourne, Australia, pada tahun 2009 melalui beasiswa Australian Development Scholarship.
Selain itu, Ibrahim pernah mengikuti program studi sebagai peneliti tamu di Harvard Law School dalam bidang Studi Hukum Asia Timur pada tahun 2003–2004.
Ia dikenal sebagai advokat yang memiliki reputasi luar biasa dan menjabat sebagai Managing Partner di firma hukum bergengsi Assegaf Hamzah & Partners (AHP).
Keahliannya mencakup bidang perbankan, keuangan, restrukturisasi utang, serta merger dan akuisisi.
Selain itu, Ibrahim juga menjabat sebagai Direktur di PT Justika Siar Public (Hukumonline), sebuah platform layanan hukum digital.
Meskipun Najwa Shihab dikenal sebagai publik figur, Ibrahim merupakan pribadi yang jarang muncul di hadapan media.
Ibrahim dan Najwa menikah pada tahun 1997 di Solo. Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai seorang putra bernama Izzat Ibrahim Assegaf.
Editor : Moch Vikry Romadhoni