Presiden hadir di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, tempat jenazah almarhum disemayamkan, untuk secara langsung menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.
"Atas nama Pemerintah Republik Indonesia, atas nama seluruh masyarakat pencak silat di Indonesia dan dunia, serta atas nama pribadi saya, saya menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Mayor Jenderal TNI (Purn.) Eddie Mardjoeki Nalapraya," ujar Presiden Prabowo dilansir dari Jawa Pos.
Almarhum Eddie Nalapraya meninggal dunia di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta, pada pukul 09.50 WIB.
Presiden mengenang sosok kelahiran Jakarta, 6 Juni 1931, tersebut sebagai seorang pejuang kemerdekaan yang memulai karier militernya dari bawah hingga menjadi jenderal, serta berjasa besar dalam mengembangkan dan menjaga pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.
"Beliau memulai karier sebagai prajurit biasa hingga mencapai pangkat jenderal. Selain pengabdiannya sebagai anggota Tentara Nasional Indonesia, beliau juga memiliki peranan yang luar biasa dalam membina pencak silat Indonesia," kata Presiden.
Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa pencak silat bukan hanya seni bela diri, tetapi juga bagian penting dalam membangun karakter bangsa dan menumbuhkan semangat patriotisme.
Almarhum, tambah Presiden, adalah sosok yang mewakili nilai tersebut.
"Beliau sangat aktif berkeliling dunia, menjelajahi tanah air. Sehingga kalau ditanya siapa itu Ketua Umum IPSI, jawabannya pasti Eddie Nalapraya. Kalau saya ditanya, Pak Prabowo, apa? Saya hanya penggantinya," ujar Presiden yang disambut haru hadirin.
Selain pernah menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), almarhum juga pernah mengemban tugas sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta pada periode 1984-1987.
Sebagai tokoh yang telah mengabdikan hidupnya kepada bangsa, almarhum dianugerahi Bintang Mahaputera, salah satu tanda kehormatan tertinggi negara.
"Kita pantas memberi penghormatan kepada seorang pejuang, seorang pemimpin yang memberikan teladan, yang selalu mengutamakan kecintaan pada tanah air hingga nafas terakhirnya. Saya kira beliau adalah contoh seorang patriot sejati," ucap Presiden Prabowo.
Setelah disemayamkan di Padepokan Pencak Silat TMII, jenazah almarhum dijadwalkan akan dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta.
Turut hadir mendampingi Presiden Prabowo saat melayat, Menteri Luar Negeri Sugiono serta Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo.
Editor : Moch Vikry Romadhoni