Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Ini Pengakuan Suami Jamaah Haji Asal Sidoarjo yang Wafat di Pesawat, Tak Kembali Setelah ke Toilet

Moch Vikry Romadhoni • Sabtu, 10 Mei 2025 | 04:58 WIB

 

Ilustrasi jamaah haji embarkasi Surabaya.
Ilustrasi jamaah haji embarkasi Surabaya.
Radar Pasuruan - Seorang jamaah haji asal Sidoarjo, Nur Fadilah (45), meninggal dunia dalam penerbangan menuju Madinah, Kamis (8/5) pukul 06.30 waktu Arab Saudi (WAS).

Fadilah dinyatakan wafat saat masih berada di dalam pesawat.

Kabar duka ini dikonfirmasi oleh Manager Operasional Saudi Arabia Airlines, Yusuf Rahmani.

Ia menjelaskan bahwa Fadilah adalah bagian dari kelompok terbang (kloter) 20 Embarkasi Surabaya.

"Benar, kami mendapatkan laporan dari tim di Madinah. Kami turut berduka cita atas wafatnya Ibu Nur Fadilah," ungkap Yusuf kepada media di Surabaya, Jumat (9/5).

Fadilah bersama rombongan berangkat dari Bandara Internasional Juanda pada Rabu (7/5) pukul 23.30 WIB menggunakan Saudia Airlines SV 5323, menuju Bandara Internasional Mohammad bin Abdul Aziz, Madinah.

Menurut Yusuf, Fadilah termasuk dalam kategori jamaah dengan risiko tinggi (risti) sedang.

Namun, sejak kedatangannya di Asrama Embarkasi Surabaya pada Selasa (6/5) pukul 21.00 WIB hingga waktu keberangkatan, kondisi kesehatannya dinyatakan stabil dan aman untuk terbang.

Yusuf menyampaikan bahwa hingga pukul 03.00 WAS, tidak ada gejala sakit yang tampak pada Fadilah.

Bahkan, pada pukul 05.30 WAS, ia masih terlihat sehat dan sempat pamit kepada suaminya untuk ke toilet pesawat.

"Berdasarkan cerita suaminya, beliau merasa heran karena istrinya tidak kunjung kembali ke tempat duduk selama lebih dari 30 menit. Sekitar pukul 06.00 WAS, sang suami menyusul ke toilet dan mendapati istrinya sudah tak sadarkan diri," ujar Yusuf.

Tim medis yang bertugas langsung memberikan pertolongan darurat. Sayangnya, Fadilah sudah tidak bernapas dan tidak memberikan respons. Prosedur penanganan medis darurat 'code blue' langsung dijalankan.

"Upaya penyelamatan seperti kompresi dada, oksigen, hingga penggunaan AED dilakukan. Namun, pada pukul 06.30 WAS, Fadilah dinyatakan meninggal dunia," jelasnya.

Jamaah haji kloter 20, termasuk Fadilah, mendarat di Madinah pada Kamis (8/5) pukul 08.30 WAS.

Jenazah almarhumah telah dimakamkan di kompleks pemakaman Baqi.

"Kami, seluruh kru dan maskapai, menyampaikan belasungkawa mendalam. Semoga almarhumah diterima di sisi Allah SWT," tutur Yusuf.

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#sidoarjo #madinah #pesawat #meninggal #jamaah haji