Radar Pasuruan - Perwakilan dari pendiri Oriental Circus Indonesia (OCI), Tony Sumampau, membantah isu mengenai ketatnya pengawasan terhadap para pemain sirkus OCI hingga dianggap terisolasi dari lingkungan luar.
Tony menegaskan bahwa area sirkus OCI hanya dibatasi pagar setinggi sekitar satu meter.
Menurutnya, siapa pun dengan mudah dapat keluar dari area tersebut.
“Di sirkus nggak mungkin lah ya, sirkus kan pagarnya cuma satu meter," ujar Tony di Jakarta Selatan, Kamis (17/4) dilansir dari Jawa Pos.
Ia bahkan menyinggung soal kebebasan salah satu mantan pemain OCI yang dinilainya terlalu bebas. Pemain tersebut kerap keluar malam untuk mencari hiburan dan akhirnya terlibat dalam pergaulan bebas.
“Salah satu contoh si Butet (eks Pemain OCI) malam keluar gitu ya terus cari-cari hiburan gitu, akhirnya lama-lama hamil, kalau ketat ya nggak mungkin dia bisa melakukan itu," katanya.
Diketahui, Butet adalah salah satu mantan pemain OCI yang pernah mengaku mengalami perlakuan buruk.
Ia menyebut pernah dirantai dan dipaksa memakan kotoran gajah.
Kondisi tersebut, menurut Butet, membuatnya kesulitan untuk berinteraksi dengan dunia luar. “Saya dirantai pakai rantai gajah di kaki, untuk buang air saja kesulitan,” terangnya.
Butet juga mengungkap bahwa saat dirinya mengandung, ia tetap dipaksa untuk tampil di atas panggung.
Bahkan setelah melahirkan, ia dipisahkan dari anaknya dan hingga kini belum pernah bertemu kembali dengan sang buah hati sampai anak tersebut dewasa.
Editor : Moch Vikry Romadhoni