Radar Pasuruan - Serial Bidaah menjadi perbincangan luas di media sosial. Serial asal Malaysia tersebut berhasil meraih lebih dari 1 miliar penayangan di berbagai platform digital serta media sosial.
Potongan adegan dari series ini berhasil menyita perhatian publik, baik di Indonesia maupun Malaysia.
Salah satu adegan yang melekat di ingatan banyak orang adalah ketika karakter dalam serial itu mengucapkan dialog ikonik, “Walid nak Dewi boleh?”
Adegan tersebut sangat viral hingga sempat disinggung oleh ustadz Abdul Somad dalam salah satu ceramahnya.
Video ceramah itu kemudian diunggah ke akun Instagram milik Valent Humaira.
"Walid nak Dewi boleh?," kata ustadz Abdul Somad sambil tersenyum, yang langsung disambut gelak tawa dari para jamaah.
Menurut UAS, serial Bidaah menampilkan bentuk penyimpangan dalam praktik keagamaan yang dilakukan oleh tokoh fiksi dan mengandung pesan soal kejahatan seksual.
Ia menambahkan, banyak pihak merasa tersinggung dengan tayangan tersebut karena menampilkan sosok pemuka agama yang memanfaatkan agama demi kepentingan pribadi.
"Banyak yang tersinggung dengan sinetron ini. Saya di WA orang, ustadz tersinggung nggak dengan sinetron ini?" ujar ustadz Abdul Somad.
Lulusan Universitas Al Azhar Mesir itu menjelaskan bahwa dirinya tidak merasa tersinggung. Ia menilai serial tersebut justru menyampaikan pesan bahwa ada kelompok sesat yang perlu diwaspadai.
"Saya bilang saya tidak tersinggung. Karena saya tidak pernah bersalaman dengan santri (wati) sama sekali, dan tidak pernah duduk sama santri (wati) berdekatan," ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa selama ini tidak pernah berkomunikasi langsung dengan jamaah perempuan melalui pesan pribadi.
Segala bentuk pertanyaan keagamaan dari perempuan akan diteruskan melalui sang istri.
"Saya tidak pernah WA dengan jamaah (perempuan). Kalau ada yang bertanya melalui ustadzah Fatimah," tegasnya.
Editor : Moch Vikry Romadhoni