Radar Pasuruan - Maraknya kasus penipuan tiket kereta api mendorong PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mengeluarkan peringatan keras kepada masyarakat.
KAI mengimbau calon penumpang untuk membeli tiket hanya melalui kanal resmi guna menghindari modus penipuan yang merugikan.
Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menegaskan bahwa masyarakat perlu berhati-hati dalam memilih jalur pembelian tiket.
Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pelanggan, KAI telah bekerja sama dengan berbagai platform digital terpercaya, termasuk situs web resmi KAI (kai.id), aplikasi Access by KAI, serta agen perjalanan yang telah terdaftar.
Pembelian tiket melalui jalur resmi tidak hanya menjamin transaksi yang aman, tetapi juga memastikan transparansi harga serta akses ke layanan pelanggan yang siap membantu.
"Selain itu, pembelian melalui kanal resmi mencegah calon penumpang menjadi korban penipuan akibat ketidaktahuan mereka," ujar Ixfan, Sabtu (29/3).
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur dengan tawaran tiket dari sumber yang tidak resmi.
KAI menegaskan bahwa pihaknya tidak bertanggung jawab atas tiket yang dibeli di luar kanal resmi.
Pastikan Membeli Tiket di Tempat yang Tepat!
Untuk menghindari penipuan, berikut adalah kanal resmi pembelian tiket kereta api:
-
Situs web resmi KAI – kai.id
-
Aplikasi Access by KAI – Tersedia di Google Play Store dan App Store
-
Agen Penjualan Tiket Resmi – Hanya yang telah terdaftar dan bekerja sama dengan KAI
Dengan membeli tiket melalui jalur resmi, penumpang dapat menikmati berbagai fitur unggulan, termasuk pemilihan jadwal perjalanan, kelas kereta, serta metode pembayaran yang aman dan praktis.
"Kami mengimbau calon penumpang untuk selalu mengecek keabsahan tiket sebelum melakukan pembayaran. Jika ragu atau memiliki pertanyaan terkait pembelian tiket, jangan ragu untuk menghubungi layanan pelanggan KAI," tambah Ixfan.
Editor : Moch Vikry Romadhoni