Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

PKB Kecam Teror terhadap Tempo: Kebebasan Pers Harga Mati

Moch Vikry Romadhoni • Senin, 24 Maret 2025 | 01:21 WIB
Wakil Ketua Harian DPP PKB, Nadya Alfi Roihana.
Wakil Ketua Harian DPP PKB, Nadya Alfi Roihana.

Radar Pasuruan  - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengecam keras aksi teror kepala babi dan bangkai tikus yang menyasar jurnalis Tempo.

PKB menegaskan komitmennya dalam mendukung kebebasan pers sebagai pilar utama demokrasi Indonesia.

“Kebebasan pers adalah harga mati bagi demokrasi kita. Tidak ada tempat bagi siapa pun yang mencoba membungkam suara rakyat atau menghalangi informasi yang seharusnya sampai ke publik,” tegas Wakil Ketua Harian DPP PKB, Nadya Alfi Roihana di Jakarta, Minggu (23/3).

PKB menilai kebebasan pers sangat penting untuk memastikan hak rakyat mendapatkan informasi yang bebas dan akurat, sekaligus menjadi alat pengawasan terhadap jalannya pemerintahan.

Oleh karena itu, segala bentuk ancaman terhadap jurnalis merupakan serangan langsung terhadap demokrasi.

“Kami mengecam segala bentuk kekerasan, ancaman, atau teror terhadap jurnalis, yang justru mencerminkan ketidakmampuan pihak-pihak tertentu dalam menerima kritik dan informasi yang benar,” lanjut Nadya.

PKB juga menekankan bahwa perlindungan terhadap jurnalis harus menjadi prioritas agar mereka dapat bekerja tanpa rasa takut.

Menurut Nadya, keberanian jurnalis dalam menyampaikan kebenaran sangat penting untuk memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang objektif.

“PKB akan selalu berada di garis depan dalam membela kebebasan pers. Kami akan terus berjuang agar setiap individu memiliki hak untuk memperoleh informasi yang jujur, bebas, dan berkualitas,” tambahnya.

PKB juga mendorong pemerintah agar segera mengusut tuntas teror ini. Negara, menurut Nadya, harus hadir dalam memberikan rasa aman kepada warganya.

“Rasa aman merupakan salah satu prasyarat stabilitas sosial. Jika masyarakat dicekam ketakutan, kepercayaan terhadap pemerintah bisa terganggu. Saatnya kita fokus pada upaya perbaikan ekonomi dan menjaga stabilitas nasional,” pungkasnya.

 

Sebelumnya, kantor Tempo menerima paket berisi kepala babi tanpa telinga pada Rabu (19/3) dan enam bangkai tikus dengan kepala terpenggal pada Sabtu (22/3).

Polisi tengah menyelidiki pelaku dan motif di balik aksi teror tersebut.

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#Tempo #teror #Kepala Babi #pkb