Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Viral THR Ojol Tak Merata, Ada yang Hanya Dapat Rp 105, Warganet: Buat Bayar Toilet Pun Kurang!

Moch Vikry Romadhoni • Minggu, 23 Maret 2025 | 23:58 WIB
Ilustrasi: Ojol bagi-bagi tangkapan layar perolehan THR mereka.
Ilustrasi: Ojol bagi-bagi tangkapan layar perolehan THR mereka.

Radar Pasuruan - Para pengemudi ojek online (ojol) mulai menerima Tunjangan Hari Raya (THR) atau yang disebut aplikator sebagai Bonus Hari Raya (BHR).

Namun, jumlah yang diterima tiap mitra berbeda-beda, tergantung pada kinerja mereka.

Di media sosial X, sejumlah pengemudi ojol membagikan nominal BHR yang mereka peroleh.

Beberapa mendapat ratusan ribu rupiah, tetapi ada juga yang hanya menerima ratusan rupiah. Salah satu yang menjadi sorotan adalah mitra yang hanya memperoleh Rp 105.

“ATENSI KHUSUS dari Pemerintah langsung membuahkan HASIL… THR dari GOJEK untuk para Driver SUDAH CAIR. Ayo bang @Gojekmilitan dan semua Ojol.. Ucapkan terima kasih ke pak @prabowo .. Dapat THR, mayan buat bayar toilet waktu perjalanan mudik,” tulis akun X @AraituLaki, yang menyertakan video saldo BHR sebesar Rp 105.

Komentar warganet lainnya mengungkapkan pengalaman serupa. “THR gojekmilitan untuk bayar WC umum saja masih nombok Rp 1.895,” cuit akun @NawawiAlMaroni. Ada juga yang mengaku hanya mendapat Rp 93.

Namun, beberapa pengemudi lain mengunggah tangkapan layar yang menunjukkan mereka menerima BHR lebih besar, mulai dari Rp 50 ribu hingga Rp 900 ribu.

Aplikator ride hailing seperti Gojek dan Grab sebelumnya telah menyatakan bahwa besaran THR ditentukan berdasarkan performa mitra.

Semakin banyak perjalanan yang diselesaikan, semakin besar THR yang diterima.

Kebijakan ini diklaim sebagai bentuk keadilan karena tidak semua pengemudi memiliki tingkat kerja yang sama.

Mitra yang lebih aktif mendapat THR lebih besar dibandingkan yang kurang aktif.

Meski begitu, beberapa mitra ojol mempertanyakan transparansi perhitungan BHR ini. Mereka berharap ada sistem yang lebih jelas agar pembagian bonus lebih adil dan tidak menimbulkan polemik.

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#warganet #bhr #ojol #thr