Radar Pasuruan - Menteri Hakim Negara Palestina, Mahmoud Al-Habbash, melakukan kunjungan resmi ke Indonesia dan mengikuti sejumlah agenda selama berada di Jakarta.
Salah satu kegiatannya adalah bertemu dengan pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk membahas penyaluran bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Gaza. Pertemuan tersebut berlangsung di kantor Baznas Pusat pada Selasa (18/3).
Dalam kesempatan itu, Mahmoud Al-Habbash mengungkapkan apresiasi atas dukungan yang terus diberikan Indonesia, termasuk melalui Baznas.
"Ke depan, kami akan semakin intens berkoordinasi agar kebutuhan masyarakat Palestina dapat terpenuhi dengan cara yang transparan dan cepat," ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh bantuan kemanusiaan yang diberikan harus digunakan sepenuhnya untuk masyarakat Palestina dan tidak boleh disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Menurutnya, Presiden Palestina telah menugaskannya untuk menjalin komunikasi dengan berbagai pihak guna menggalang kepedulian serta dukungan internasional agar warga Gaza tetap bertahan di tanah air mereka.
Tujuan kunjungannya ke Indonesia adalah mempererat komunikasi, khususnya dengan Baznas, guna memastikan bantuan yang dikirimkan benar-benar sampai kepada masyarakat Palestina tanpa campur tangan kelompok yang tidak bertanggung jawab.
Lebih lanjut, Al-Habbash juga mengundang Baznas untuk melihat langsung kondisi di Palestina dan memperkuat sinergi dalam pendistribusian bantuan.
"Kami siap memperkuat kerja sama dengan Indonesia dan akan menyambut baik jika pihak Indonesia berkunjung ke Palestina untuk melihat langsung kondisi yang terjadi di sana. Kami juga akan memfasilitasi segala kebutuhan yang diperlukan," tambahnya.
Sementara itu, Ketua Baznas, Prof. Noor Achmad, menegaskan bahwa dukungan terhadap Palestina merupakan bagian dari komitmen umat Islam Indonesia dalam membantu saudara-saudara mereka yang tengah menghadapi kesulitan.
"Kami bersama masyarakat Indonesia akan terus mendukung perjuangan rakyat Palestina, baik melalui bantuan kemanusiaan, pemberdayaan ekonomi, maupun program sosial lainnya," ungkap Noor.
Ia juga menekankan pentingnya transparansi dalam penyaluran bantuan agar benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Untuk itu, Baznas terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar bantuan tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.
Selain bantuan darurat, Baznas juga berencana menjalin kerja sama lebih luas dengan pemerintah Palestina dalam upaya rekonstruksi Gaza setelah gencatan senjata.
Noor menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya ingin memberikan bantuan dalam bentuk darurat, tetapi juga mendukung keberlanjutan kehidupan masyarakat Palestina.
"Kami ingin membantu masyarakat Palestina agar lebih mandiri, memiliki akses terhadap pendidikan, serta layanan kesehatan yang layak. Kami siap mendukung rekonstruksi Gaza dengan membangun masjid, sekolah, dan rumah sakit," jelasnya.
Ia juga berharap dalam waktu dekat tim dari Baznas dapat berkunjung langsung ke Palestina untuk memastikan efektivitas serta transparansi dalam penyaluran bantuan kemanusiaan.
Editor : Moch Vikry Romadhoni