Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Setelah Kasus Pemerasan, Nikita Mirzani Kini Diperkarakan Soal Penghinaan: Dituduh Sebut ‘Ular & Hantu’, Pengusaha Skincare Shella Saukia Meradang

Moch Vikry Romadhoni • Jumat, 21 Maret 2025 | 00:04 WIB

 

Tersangka Nikita Mirzani menggunakan rompi tahanan.
Tersangka Nikita Mirzani menggunakan rompi tahanan.

Radar pasuruan - Artis kontroversial Nikita Mirzani saat ini masih menjalani masa tahanan di Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan pemerasan yang dilaporkan oleh Reza Gladys. Proses hukum atas kasus tersebut masih terus berjalan.

Namun, permasalahan hukum baru kembali menghampiri Nikita. Kali ini, pengusaha skincare Shella Saukia melaporkannya atas dugaan pencemaran nama baik.

Menurut kuasa hukum Shella, Petrus Bala Pattyona, Nikita Mirzani berulang kali menghina kliennya dengan menyebutnya "ular" dan "hantu" dalam siaran langsung di media sosial.

"Nikita mengatakan Shella ular, Shella hantu, jangan beli produk SS. Itu sampai enam kali. Transkripnya sudah kita cetak, termasuk menit-menit di mana dia mengucapkan kata-kata itu," ujar Petrus Bala Pattyona di Polda Metro Jaya, Kamis (20/3).

Bukti tersebut telah diserahkan kepada penyidik untuk memperkuat laporan yang dibuat pada 17 Januari 2025. Hari ini, Shella Saukia dimintai keterangan terkait laporannya terhadap Nikita.

Petrus mengungkapkan bahwa kliennya mengalami kerugian baik secara materi maupun non-materi akibat pernyataan Nikita Mirzani.

"Nama baik klien kami tercemar. Omzet penjualannya juga menurun akibat ulasan negatif tersebut," katanya.

Meskipun Nikita Mirzani saat ini tengah ditahan atas kasus pemerasan, pengacara Shella Saukia menegaskan bahwa laporan ini tetap akan diproses karena merupakan kasus yang berbeda.

"Kasus di sana adalah soal pemerasan, sedangkan yang kami laporkan adalah penghinaan. Klien kami adalah seorang pengusaha skincare yang memberikan pekerjaan kepada banyak orang. Apakah mungkin seorang 'ular' atau 'hantu' bisa mempekerjakan orang? Klien kami memiliki harkat dan martabat," tegasnya.

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#Shella Saukia #artis #nikita mirzani #penghinaan